Wali Kota Perintahkan PDAM Bantu Air Bersih ke Deliksari Tiap Hari

METROSEMARANG.COM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memerintahkan PDAM Tirta Moedal setiap hari melakukan droping air bersih ke wilayah Deliksari, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati. Daerah ini mengalami kesulitan air bersih akibat kemarau panjang.

Wali Kota Hendi tinjauan krisis air bersih yang dialami warga Deliksari akibat kemarau panjang, Kamis (7/9). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

”Kami sudah sampaikan ke PDAM untuk tiap hari drop satu tangki air ke Deliksari sampai kondisi normal lagi, gratis tanpa dipungut biaya. Di Rowosari (Tembalang) hari ini juga sudah didrop, mudah-mudahan hanya dua tempat itu (yang kesulitan air bersih),” kata wali kota saat meninjau krisis air bersih yang terjadi di Deliksari, Kelurahan Sukorejo, Kamis (7/9).

Pemkot menurutnya akan melakukan tiga upaya untuk mengatasi krisis air bersih yang dialami warga Deliksari setiap tahun. Begitu juga dengan daerah-daerah lainnya yang mengalami kekeringan. Dia meminta warga sekitar tidak cemas dengan kondisi ini.

Selain menginstruksikan PDAM memberi bantuan air bersih setiap hari secara gratis, pemkot juga memberikan subsidi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang  melakukan pemasangan jaringan baru PDAM. Dengan biaya hanya Rp 900.000 dan dapat diangsur 10 kali. Serta biaya per bulan untuk pemakaian 3-10 m3 hanya sekitar Rp 50.000.

”Wilayah Deliksari sebenarnya sudah ada pemasangan jaringan instalasi air bersih PDAM. Dalam 2-3 minggu ke depan mulai dapat dialiri air PDAM, namun karena warga belum satu suara (soal pemasangan), maka untuk pemasangan baru instalasi (ke rumah-rumah warga) ini belum bisa terlaksana,” terangnya.

Upaya berikutnya, kata wali kota yang akrab disapa Hendi, dalam jangka panjang untuk memperlancar aliran air di Deliksari pemkot akan membangun SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Semarang Barat.

Dengan membangun SPAM Semarang Barat, maka reservoir milik PDAM di Gunungpati yang saat ini juga dialirkan ke Semarang Barat melalui reservoir Manyaran, bisa difokuskan alirannya ke daerah Gunungpati.

”Dengan SPAM Semarang Barat yang sumber airnya dari Waduk Jatibarang ini akan bisa mengaliri 60.000 KK, yang nantinya akan kita arahkan ke Ngaliyan, Tugu dan Semarang Barat,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.