Sehari Menghilang, Bocah SD Ditemukan Tewas di Embung PSDA

METROSEMARANG.COM – Bocah kelas 1 Sekolah Dasar ditemukan tewas mengambang di embung milik Dinas PSDA Jateng di Dusun Gamping Desa Sidokumpul Patean Kendal, Kamis (7/9) sore. Korban sebelumnya dilaporkan hilang sejak Rabu (6/9).

Evakuasi korban tenggelam di Dusun Gamping Kendal. Foto: metrojateng.com

Menurut ibu korban, hari Rabu sekira jam 15.00 WIB korban bermain bersama temannya. “Temannya jam empat sore pulang dan anak saya belum pulang mungkin sedang bermain sendirian. Sampai malam kok belum juga pulang saya curiga,” kata Siyami.

Orang tua korban berusaha mencari korban namun tidak berhasil ditemukan. Karena panik, orang tua korban memberitahu warga bahwa anaknya belum pulang ke rumah. Selanjutnya warga berusaha mencari korban semalaman sampai pagi hari, namun tidak berhasil menemukan korban juga.

Kapolsek Patean AKP Abdullah Umar mengatakan, Kamis (7/9) seorang pedagang yang masih kerabat orang tua korban ikut mencari di sekitar lokasi korban terakhir bermain. “Tiba-tiba melihat ada sesuatu yang muncul ke permukaan air embung. Setelah dipastikan dari dekat, ternyata benar bahwa itu adalah korban yang hilang,” jelasnya.

Jenasah korban kemudian  dievakuasi warga dan dilakukan pemeriksaan luar oleh petugas medis Puskesmas Patean. “Dari  hasil pemeriksaan dr Darsono petugas kesehatan Puskesmas Patean, tidak ditemukan adanya bekas tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban. Atas kejadian tersebut, pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas atas musibah yang menimpa korban,“ imbuh kapolsek.

Kapolsek menuturkan, korban  korban bermain sendirian di sekitar embung pada sore hari, sedangkan jarak embung dengan rumah korban sekitar 25 meter. “Kedalaman embung antara 2 hingga 5 meter,  dimungkinkan korban terpeleset dan masuk ke dalam embung, karena pada saat itu tidak ada orang, maka tidak ada yang menolong korban,” kata Abdullah Umar. (metrojateng.com/MJ-01)

 

You might also like

Comments are closed.