Overdosis, Pemuda Ini Meregang Nyawa di Pinggir Irigasi

METROSEMARANG.COM – Warga Gayamsari digegerkan dengan penemuan mayat pria yang tergeletak di pinggir Jalan Irigasi, Jumat (8/9) pagi. Dugaan awal, korban meninggal karena overdosis minuman keras.

Polisi menunjukkan lokasi penemuan mayat di Gayamsari. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Belakangan korban diketahui bernama Muhammad Rizal Achdi Chaniago (25) warga Kalicari Pedurungan. Mayat tersebut kali pertama oleh Toni Hidayat, warga Kijang Selatan, Kecamatan Gayamsari. Saat itu, ia melihat sesuatu mencurigakan ditutupi kardus.

Setelah dilakukan pengecekan ternyata didapati tubuh korban sudah terbujur kaku. Melihat hal tersebut, Toni langsung menyampaikan kepada warga sekitar yang kemudian diteruskan ke petugas Polsek Gayamsari.

Salah seorang warga, Zanuri mengatakan, ia sempat melihat dua orang duduk di di pinggir jalan ketika dirinya pulang kerja sekitar pukul 06.00. Saat itu dia memastikan korban masih hidup.

“Lha tadi kok tiba-tiba ada kabar sekitar pukul 08.30 ada penemuan mayat di tempat yang tadi saya lihat, dan ternyata benar, tapi cuman satu,” ujar Zanuri.

Tak beberapa lama, petugas Polsek Gayamsari dan Tim Inafis Polrestabes Semarang datang di lokasi kejadian. Mereka Langsung melakukan identifikasi terhadap korban.

Saat dilakukan identifikasi, petugas menemukan beberapa luka di bagian ujung kedua kaki. Menurut keterangan Kanit Inafis Polrestabes, Iptu Syawal, luka tersebut bukanlah luka akibat kekerasan maupun benda tajam.

“Dugaannya habis mengkonsumsi minuman berakohol. Untuk luka bukan unsur kekerasan atau penganiayaan. Itu dia kan informasinya habis minum bersama temannya di daerah lain, terus sepertinya dibawa ke sini,” terangnya.

Polisi juga sudah memeriksa tiga orang saksi. “Iya, tiga orang kita periksa. Untuk identitas korban, berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari oleh Inafis, identitas mayat diketahui bernama lengkap Muhammad Rizal Achdi Chaniago, usia 25 tahun, warga Kalicari Pedurungan,” ungkap Kapolsek Gayamsari Kompol Wahyuni Sri Lestari.

Diduga korban meninggal akibat over dosis menenggak minuman keras (miras) dan pil koplo. Meskipun demikian, pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan mendalami keterangan dari saksi-saksi. (fen)

You might also like

Comments are closed.