Hilang Kendali, Truk Hantam Dua Kendaraan di Sigar Bencah

METROSEMARANG.COM – Sebuah truk bernomor polisi H 1819 AN pengangkut batu bata hilang kendali di Jalan Imam Soeprapto, Sigar Bencah, Tembalang, Minggu (10/9) sekira pukul 10.30. Tak hanya itu, truk tersebut juga menghantam mobil boks bernomor polisi AB 8853 DU dan satu mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi H 9446 WR.

Kecelakaan di turunan Sigar Bencah, Tembalang, Minggu (10/9) siang. Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Kejadian ini bermula dari truk pengangkut batu bata yang melaju dari arah atas diduga mengalami rem blong dan tiba-tiba hilang kendali. Saat itu posisinya berada di tikungan dan dalam proyek pembangunan jalan.

Truk yang dikemudikan Masdoki (41) tersebut menghantam sebuah mobil boks yang melaju dari arah bawah hingga terguling. Selain mobil boks truk tersebut juga menghantam sebuah mobil Nissan Grand Livina.

“Ini ngangkut batu bata dari Welahan Jepara, tadi dari atas itu melaju namun sudah direm dan handrem juga tetep melaju, soalnya ada muatan jadinya ngglondor trus akhirnya nabrak mobil yang dari arah bawah,” ujar Masdoki di lokasi kejadian.

Mobil boks yang ditabrak truk terpental sampai ke atas jalan cor yang belum dibuka. Pada saat kejadian memang hanya menggunakan satu lajur dan dilakukan buka tutup jalan. Dan saat itu giliran kendaraan melaju dari arah bawah.

“Nah tadi kan memang jatahnya dari arah bawah, tapi yang ngatur di atas itu telat memberhrntikannya, saya sudah maju ternyata yang dari bawah udah pada jalan dan saya rem tetep nggak nyandak soalnya ada muatan,” imbuh Masdoki.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Masdoki juga tidak mengalami luka serius. Hanya saja, sopir mobil boks yang belakangan diketahui bernama Arif Subiyanto warga Jakarta mengalami patah tulang pada kaki dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Ketileng.

Belum di ketahui berapa kerugian akibat kejadian ini. Namun ketiga kendaraan yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan lumayan parah hingga harus menggunakan mobil derek untuk mengevakuasinya.

Selan itu, kecelakaan tersebut juga menyebabkan arus kendaraan di sekitar lokasi menjadi tersendat. Penumpukan kendaraan terjadi dari arah bawah maupun arah atas. (fen)

You might also like

Comments are closed.