Butuh 700 Sipir Lapas, Kemenkumham Jateng Mulai Gelar Seleksi

METROSEMARANG.COM – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Jawa Tengah dan Yogyakarta terus mengebut proses seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk lulusan sekolah menengah atas (SMA) dan Strata 1 pada bulan ini.

Ilustrasi

Lista Widyastuti, Ketua Panitia Seleksi Penerimaan CPNS Kemenkumham Jateng dan Yogyakarta mengatakan selama enam hari ke depan mulai 11 September-16 September nanti, pihaknya menyelenggarakan uji tes tinggi badan sekaligus verifikasi data asli khusus bagi para pendaftar CPNS dari lulusan SMA.

Lokasi ukur tinggi badan, kata Lista besok dipusatkan di Markas Komando Brigadir Mobil (Mako Brimob) Srondol Semarang. “Ukur tinggi badan mulai pagi hari sampai sore. Kami melaksanakan ukur tinggi badan mulai Senin besok sampai 16 September,” ungkap Lista saat dikontak metrosemarang.com, Minggu (10/9).

Ia menyatakan syarat tinggi badan bagi pendaftar pria yang dinyatakan lolos minimal 160 centimeter. Sedangkan syarat tinggi badan bagi pendaftar wanita ialah 155 centimeter.

Lista bilang setelah dinyatakan lolos ukur tinggi badan, panitia seleksi kemudian memverifikasi pencocokan data asli milik tiap pendaftar.

Syarat-syarat yang harus dibawa oleh pendaftar adalah foto diri ukuran 4×6 dengan latar belakang merah, ijazah asli, KTP asli ditambah berkas-berkas pendaftaran dan surat pernyataan asli yang telah diajukan via online pekan kemarin.

Ia mengaku optimistis mampu menjaring pegawai baru dari lulusan SMA. Pasalnya, uji kompetensi yang diberikan cukup mudah. Untuk wilayah Jawa Tengah sendiri, Kemenkumham membutuhkan 700 penjaga lapas.

“Kebutuhan sipir kita sudah sangat mendesak. Makanya, kami membuka formasi yang banyak untuk pendaftar SMA,” kata Lista.

Sementara itu, untuk seleksi CPNS bagi lulusan Strata 1, Kemenkumham menyelenggarakan di MG Setos Jalan Inspeksi yang berada di dekat perempatan jembatan Jalan Gajahmada, Semarang.

“Penempatan formasi kerja untuk pendaftar Strata 1 ditentukan pemerintah pusat. Kalau yang SMA yang menentukan tiap kantor Kemenkumham. Penempatan akan disebar di semua daerah pelosok di Indonesia sesuai pernyataan yang dituliskan masing-masing pendaftar,” bebernya.

Lista menyebut panitia seleksi bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Yogyakarta untuk menggelar seleksi secara transparan.

Bahkan, ia berani menjamin bahwa seleksi CPNS Kemenkumham bebas aksi kolusi, korupsi dan nepotisme (KKN) alias tidak ada kongkalikong.

“Pendaftar tidak perlu khawatir karena semuanya transparan. Tidak akan bisa bekerjasama dengan panitia seleksi maupun pegawai Kemenkumham. Semuanya berjalan transparan,” cetusnya.

Agar pengawasan seleksi diperketat, pihaknya juga berkoordinasi dengan Ombudsman Jateng. Ini dilakukan untuk mengantisipasi tindak kecurangan selama seleksi berlangsung. (far)

You might also like

Comments are closed.