Persiba vs PSIS: Test Case Pemain Pelapis

METROSEMARANG.COM – Laga pamungkas putaran grup di kandang Persiba Bantul, Senin (11/9) akan menjadi kesempatan bagi pemain pelapis PSIS Semarang untuk unjuk gigi. Pelatih Subangkit bakal melakukan rotasi dan mengistirahatkan sejumlah pemain pilarnya.

Laga lawan Persiba Bantul akan menjadi ujian bagi pemain pelapis PSIS. Foto: metrosemarang.com

Pertandingan Persiba kontra PSIS di Stadion Sultan Agung tak lagi menentukan bagi kedua tim. Sebelum datang ke Bantul, Mahesa Jenar sudah mengamankan tiket ke babak 16 besar sebagai juara Grup 4. Sedangkan tuan rumah dipastikan turun kasta ke Liga 3 musim depan dan mengakhiri kompetisi dengan status juru kunci.

Kesempatan ini coba dimaksimalkan Subangkit untuk menambah menit bermain bagi para pemain pelapis. Selain menjaga kondisi tim utama, pelatih 58 tahun itu juga ingin meningkatkan level permainan penggawa PSIS yang selama ini jarang dimainkan di pertandingan resmi.

“Pertandingan besok memang sudah tidak lagi menentukan, sehingga saya ingin memberi kesempatan pemain-pemain yang jarang tampil untuk jadi starter,” kata Subangkit usai memimpin latihan di Stadion Sultan Agung, Minggu (10/9).

Meski tetap menargetkan tiga poin, namun eks pembesut Mitra Kukar itu menekankan jika pemahaman taktikal yang lebih penting. Dia ingin pemain-pemain yang mengisi skuad PSIS punya kemampuan merata.

“Say ingin lihat perkembangan pemain pelapis, bagaimana mereka bisa memahami taktik yang saya mau. Saya harap mereka bisa memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin dan membuktikan bahwa mereka layak berada di menjadi bagian tim ini,” tegasnya.

Pada ujicoba terakhir lawan PSAD, Rabu (6/9), Subangkit sudah mencoba kerangka tim yang bakal dimainkan di Bantul. Kiper Feri Bagus, Hidayat, Yogi Ardianto, Tegar Pribadi, Saddam Sudarma, Franky Mahendra dan Tegar Infantrie tampil sebagai starter.

“Persaingan di babak 16 besar akan semakin ketat. Tentunya saya ingin semua pemain siap saat dibutuhkan,” kata Subangkit.

Laga lawan Persiba sekaligus akan menjadi test case bagi pemain lapis kedua PSIS jika tak ingin terdepak dari skuad. Sebabnya, manajemen sudah siap mendatangkan sederet pemain baru untuk mendongkrak level permainan tim demi memuluskan langkah promosi ke Liga 1 musim depan. (twy)

You might also like

Comments are closed.