Proses Seleksi CPNS Kemenkumham di Semarang Semerawut

METROSEMARANG.COM – Proses seleksi CPNS untuk formasi SMA dan Strata 1 Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) di Kota Semarang, pada Senin (11/9), berjalan semerawut. Di lokasi seleksi yang ada di Mako Brimob Srondol maupun MG Setos, proses ujian maupun verifikasi data pendaftar berjalan kacau, bahkan muncul antrian sangat panjang.

Proses seleksi CPNS Kemenkumham di Semarang, Senin (11/9). Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Metrosemarang.com memantau di Mako Brimob Srondol, proses verifikasi pencocokan data peserta seleksi memakan antrean yang sangat panjang.

Ardy, seorang pendaftar mengeluhkan lambatnya verifikasi yang dilakukan pihak panitia seleksi. Sebab, jumlah panitia tak sepadan dengan peserta seleksi yang mencapai ribuan orang.

“Saya yang datang pagi-pagi dari Magelang harus menunggu cukup lama hanya untuk melakukan verifikasi dan ukur tinggi badan di sini,” keluhnya.

Keluhan juga diungkapkan oleh Indra Hamdan. Menurut Indra ada ketidakcocokan antara nama dengan nomor registrasi miliknya.

Dalam daftar peserta yang lulus pemberkasan yang didownload dari format pdf, Indra dinyatakan lulus. Tetapi saat dicocokan pada papan nama yang terpampang di lapangan Brimob, database yang ada berbeda jauh.

“Nomor daftar peserta dengan namanya ada yang tidak cocok termasuk nama saya,” cetusnya.

Menanggapi hal tersebut, Lista Widiastuti, Ketua Panitia Seleksi Kemenkumham Jateng dan Yogyakarta mengakui bahwa ada keteledoran panitia saat mencetak berkas yang ada di format pdf.

Menurutnya ketidakcocokan juga ditemukan pada beberapa database peserta seleksi. “Ada beberapa peserta yang mengeluhkan hal itu. Kemungkinan itu kesalahan kami karena tidak teliti dalam mencetak daftar peserta untuk dipasang di papan nama,” jelasnya.

Ia pun tak menampik anggapan bahwa proses seleksi CPNS di Mako Brimob tidak berjalan sesuai rencana. Padahal ia menyebut terdapat lebih dari 50 petugas yang dikerahkan guna melayani proses verifikasi pencocokan data para pendaftar.

Sementara itu, tahapan Computer Assesment Test (CAT) di MG Setos juga berjalan semerawut. Banyak pendaftar yang tak kebagian komputer lantaran jumlahnya yang terbatas.

Sumber internal metrosemarang.com menyebutkan, tes CAT di MG Setos yang digelar tujuh kali pada hari ini, justru molor hingga sore hari. Tak ayal, ribuan peserta harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan penjelasan dari panitia seleksi.

“Sehubungan dengan ketidaknyamanan dalam tes dasar Kemenkumham, panitia menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya yang sedianya diikuti 4.500 peserta, untuk hari ini terpaksa ditunda dan hanya diikuti 978 peserta. Hal ini sehubungan dengan server yang tidak terkoneksi dengan komputer,” tulis panitia seleksi dalam lembaran kertas permohonan maaf yang disebar kepada peserta ujian. (far)

You might also like

Comments are closed.