Pembangunan Relokasi Sementara Pasar Johar Tahap 2 Telan Dana Rp 16,1 Miliar

METROSEMARANG.COM – Pembangunan Relokasi Sementara Pasar Johar tahap 2 di komplek lahan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) sedang dilakukan oleh Dinas Perdagangan Kota Semarang. Pembangunan untuk relokasi pedagang Pasar Yaik Baru ini menghabiskan dana Rp 16,1 miliar.

Relokasi Pasar Johar. Pemkot segera membangun Relokasi sementara Pasar Johar tahap 2 dengan anggaran Rp 16 miliar. Fototrosemarang.com/dok

Pemenang lelang dari Jakarta menawar dana pembangunan menjadi Rp16,1 miliar dari pagu anggaran yang disediakan Rp 19,3 miliar. Pemerintah Kota Semarang menargetkan pembangunan selesai selama 105 hari dari tangal 8 September sampai 21 Desember 2017.

”Pedagang Yaik Baru dimohon nantinya ada iktikad baik untuk menempati relokasi tersebut. Kami akan lakukan sosialisasi untuk relokasi November nanti saat proses pembangunan sedang berlangsung,” kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, Selasa (12/9).

Pembangunan relokasi sementara Pasar Johar tahap 2 bisa dilaksanakan setelah urusan sewa lahan dengan pihak MAJT selesai. Nantinya relokasi akan dibangun sebanyak 2.688 lapak dari jumlah pedagang Pasar Yaik Baru sekitar 3.000 pedagang.

Selain di Relokasi Sementara Pasar Johar baru, pedagang Yaik Baru dapat pindah di Pasar Banjardowo dan Pasar Dargo. Dinas Perdagangan memberi kebebasan kepada para pedagang memlilih di dua pasar itu atau di MAJT yang penting pasar bisa difungsikan untuk jual beli.

”Yang jelas tidak memberi toleransi kalau pedagang bertahan di sana (Pasar Yaik Baru), karena pasar akan dibongkar dan ditutup semua dengan pagar seng di 2018,” katanya.

Fajar mengatakan, memohon maaf apabila lapak di relokasi sementara nanti kurang sesuai harapan pedagang. Karena memang hanya tempat pindah sementara sehingga ada plus dan minusnya. Tapi harapannya pedagang menghargai iktikad baik dari pemerintah.

Setelah pedagang Yaik Baru pindah Relokasi Sementara Pasar Johar di komplek MAJT juga diharapkan lebih ramai. Sehingga warga Semarang akan berbondong-bondong berbelanja segala kebutuhan langsung ke relokasi di MAJT.

”Relokasi akan disosialisasikan November, kemudian pelaksaan relokasi diharapkan pertengahan Desember. Penataan lapak di relokasi silakan pedagang membuat konsep sendiri, sehingga saat lapak sudah selesai terbangun tidak ada masalah,” tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.