Curi Genset, Dua ‘Tikus’ Pasar Dilumpuhkan

METROSEMARANG.COM – Dua pelaku pencurian ditangkap oleh jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Semarang Selatan. Keduanya yakni Ahmad Wijayanto (31) warga Jalan Bukit Rejo, Tembalang dan Deddy Saputro (32) warga Tandang Candisari. Mereka biasa beraksi di pasar tradisional.

Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Jadi pencurian itu dilakukan pada 31 Agustus lalu, diawali dengan mereka berdua meminum minuman keras di Jalan Durian. Lalu mereka merencanakan untuk melakukan pencurian genset di salah satu kios di Pasar Peterongan,” ujar Kapolsek Semarang Selatan, Kompol Deddy Mulyadi, Rabu (13/9).

Mereka mencuri genset tersebut dengan berboncengan mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU tanpa pelat nomor. Seusai melakukan pencurian tersebut, kemudian mereka kembali ke tempat semula saat mereka minum minuman keras di Jalan Durian, Semarang.

Genset tersebut milik salah seorang pemilik kios bernama Sri Wahyuni warga Jalan Wonodri Kopen Nomor 37, RT 005 RW 004, Kelurahan Wonodri, Kecamatan Semarang Selatan. Sebelum kehilangan genset, kios tersebut hanya ditutup menggunakan terpal dan genset tersebut berada di bagian depan kios.

Sementara dari pengakuan Ahmad, genset tersebut kemudian digadaikan ke temannya bernama Pramono seharga Rp 500 ribu.

Deddy melanjutkan, dari pengakuan tersangka ia telah beberapa kali melakukan tindak kejahatan seperti perampasan. Kebanyakan yang menjadi sasarannya adalah handphone. Mereka biasa melancarkan aksinya di beberapa pasar di Kota Semarang.

“Seperti Pasar Peterongan, Pasar Bulu, Pasar Kambing, Sekitar Rumah Sakit Kariyadi, dan Rumah Sakit Roemani, dan sekitar dua bulan terakhir mereka telah melakukan aksi tersebut lima sampai enam kali. Sedangkan dari pengakuannya untuk aksi di luar Semarang Selatan juga telah melakukan di sekitar 40 TKP,” beber Deddy.

Polisi terpaksa melumpuhkan pelaku dengan timah panas karena berusaha kabur saat ditangkap. Barang bukti berupa satu buah genset merk Harry, satu unit sepeda motor Suzuki Satria FU, dan juga satu belah pisau turut diamankan sari tangan pelaku. (fen)

You might also like

Comments are closed.