Bikin Kartun Anti Perang, Guru SMP 17 Semarang Sabet Penghargaan di Serbia

METROSEMARANG.COM – Sebuah coretan kartun karya anak negeri mampu menyabet penghargaan tertinggi dalam ajang kontes kartun tingkat dunia bertajuk 19th Antiwar Cartoon Saloon 2017, di Serbia.

Suratno tengah mengawasi siswanya. Guru SMP 17 Semarang itu baru saja mendapat penghargaan dalam lomba kartun internasional. Foto: istimewa

Kartun hasil karya Suratno, yang notabene bekerja menjadi guru seni rupa SMP Negeri 17 Semarang, sukses meraih penghargaan bertitel “The City of Suresnes (France)”.

Suratno mengirimkan tiga karya. Karya pertama berupa coretan kartun alutsista tank yang sudah tidak dipakai dan dibuat mainan anak-anak. Kemudian ada pula kartun kedua juga masih berkutat dengan tank yang dijadikan sebagai alat pembangunan.

“Satu lagi karya saya seorang tentara bersenjata. Kepalanya berbentuk dua jari simbol perdamaian. Saya belum tahu kartun yang mana yang menang. Tapi yang jelas saya dikabari mendapat penghargaan tertinggi dari Serbia,” ungkap pria berambut gondrong tersebut, Jumat (15/9).

Ia menyebut penghargaan yang diraihnya tersebut sebagai pelecut semangat bagi muridnya untuk mengasah kemampuan dalam menciptakan kartun-kartun berkualitas internasional.

“Prestasi ini untuk murid SMPN 17 agar lebih rajin mengirimkan karya ke internasional,” sambungnya.

Pria asli Kota Lumpia Semarang ini mengaku bangga mampu menyabet juara dalam kontes kartun di Serbia.

Capaian itu membuatnya semakin giat untuk mengajak anak didiknya tampil di kancah internasional. Ia bilang sudah menyiapkan sejumlah agenda untuk mengirim kartun bersama ke lomba internasional.

Penghargaan di Serbia, katanya bukanlah yang pertama. Ia juga pernah menang kontes di Tiongkok dan Ukraina. Karya Suratno lainnya belakangan juga masuk nominasi final dalam sejumlah lomba di Turki dan Tiongkok.

“Tinggal menunggu hasilnya,” kata pria kelahiran 1963 silam tersebut.

Ke depan, ia sedang menyiapkan galeri di Banyumanik yang akan memajang karya-karya peribadinya. (far)

You might also like

Comments are closed.