Terlalu! Masjid di Kendal Dicorat-coret Hanya Gara-gara Ini

METROSEMARANG.COM – Aksi corat-coret dilakukan orang tak dikenal di beberapa bagian Masjid Al Mutaqim, Desa Sukolilan, Patebon, Kendal. Diduga pelaku kecewa dengan laporan keuangan pengurus masjid setempat.

Coretan di bedug Masjid Al Mutaqim yang masih tersisa. Foto: metrojateng.com

Takmir Masjid Al Mutaqim Sukolilan, KH Idris Noor mengatakan saat hendak sholat subuh Senin (18/9) pagi dilapori penjaga masjid ada coretan di sejumlah tempat. Coretan cat yang masih tersisa di bedug masjid bertuliskan “LPJ bangunan mana”.

Sedangkan di kaca masjid bertuliskan  “Ditempel ojo di korupsi” dan “LPJ makam, wc , gapura mana”. Namun, coretan di kaca dan papan pengumuman sudah dihapus pengurus masjid.

Aksi coret-coret diduga dilakukan oknum yang tidak puas dan kecewa dengan laporan pengurus masjid terkait dana yang diterima masjid ini. Coretan tersebut baru diketahui saat salat subuh.

KH Idris Noor mengatakan, kejadian masjid dicoret-coret ini sudah kali kedua dan dengan isi tulisan identik. “Ini kali kedua ada orang tidak suka mencoret-coret masjid dengan cat semprot,” katanya.

Diakuinya, ada enam titik yang dicoret-coret orang tidak dikenal. Selain di bedug juga ada di kaca masjid, papan pengumuman di dalam masjid dan di halaman parkir.

“Kita langsung menghapus coretan yang ada di papan pengumuman dan kaca masjid sedangkan di bedug tidak bisa dihapus karena berada di kulit bedug,” imbuh KH Idris.

Sementara Kepala Desa Sukolilan, Sucipto mengecam tindakan tidak terpuji ini. “Seharusnya jika ada keberatan atau kekecewaan dengan pengurus masjid bisa berhubungan dengan pengurus bukan melakukan aksi coret-coret di dalam masjid,” ujarnya.

Pihak masjid tidak melaporkan kejadian ini ke polisi namun sejumlah petugas dari Polsek Patebon dan Kantor Kesbangpol Kendal meminta keterangan pengurus masjid terkait aksi coret-coret ini. (metrojateng.com/MJ-01)

You might also like

Comments are closed.