Lestarikan Alam, 13.000 Benih Ikan Ditebar di Karangmalang

METROSEMARANG.COM – Sebanyak 13.000 benih ikan ditebar di sungai yang berada di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Mijen, Senin (18/9). Diharapkan kegiatan ini dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus melestarikan lingkungan sekitar.

Wakil Wali Kota Hevearita Gunaryanti Rahayu menebar benih ikan di Kelurahan Karangmalang Mijen. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Penaburan benih ikan yang dilakukan Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ini didampingi oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Semarang, I Gede Made Agung, Camat Mijen Muchtar Ali, Muspikda dan seluruh Lurah di lingkungan Kecamatan Mijen serta warga masyarakat.

Wakil Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita mengatakan, kelestarian sungai harus terus dijaga agar dapat dimanfaatkan generasi-generasi berikutnya. “Mudah-mudahan kegiatan penaburan benih ikan ini bisa bermanfaat untuk masyarakat dan lingkungan sekitar,” katanya.

Dalam kegiatan ini, sebanyak 13.000 benih ikan yang ditaburkan. Terdiri 2000 benih ikan bantuan Dinas Kelautan dan Perikanan, 1000 benih ikan dari PDAM Tirta Moedal Kota Semarang, dan bantuan dari warga Kelurahan Karangmalang 10.000 benih ikan.

Penaburan dilakukan secara langsung oleh Wakil Wali Kota Semarang Mbak Ita yang turun langsung ke kali. “Penaburan benih ini kegiatan yang baru pertama kali dilakukan di Kota Semarang, tepatnya di Kelurahan Karangmalang Kecamatan Mijen. Semoga bisa menjadi contoh untuk  bisa memudahkan masyarakat menikmati dan memanfaatkan keindahan alam sekitar,” ujar Ita yang turun langsung ke sungai menebarkan benih.

Ditegaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong masyarakat peduli pada kelestarian sumber mata air dan peduli lingkungan sekitar. Penaburan benih ikan ini akan menjadi program yang berkesinambungan dari Pemkot Semarang.

“Ini adalah salah satu upaya dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga dari sisi bidang perikanan,” tegas Ita. (duh)

You might also like

Comments are closed.