Pasien RSUD Wongsonegoro Komplain Dipaksa Pulang Dokter

METROSEMARANG.COM – Keluarga seorang pasien di RSUD KRMT Wongsonego melaporkan diperlakukan tidak baik oleh tim dokter rumah sakit. Anggota keluarganya yang sedang dirawat diminta untuk pulang, padahal belum sembuh total. Keluarga melakukan komplain ke Wali Kota Semarang.

Wali Kota Hendi saat sidak ke RSUD KRMT Wongsonegoro, Selasa (11/4). Foto: metrosemarang.com/dok

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengakui pagi ini telah mendapat komplain dari keluarga atau rekan pasien tersebut. Pihaknya langsung melakukan kroscek ke rumah sakit.

‘’Ada pasien usia 76 tahun, Bu Rumiah, kecelakaan kalau tidak salah, kemudian ada biaya dari Jasa Marga dan dilakukan tindakan operasi di kepala ibu tersebut,’’ ujar Wali Kota, Rabu (20/9).

Menurut keterangan dokter, kata wali kota yang biasa dipanggil Hendi, hari ini kondisinya sudah pulih. Artinya pulih itu, pasti belum sembuh total. Tapi dari sisi perlakuan terhadap cederanya di kepala sudah dilakukan secara maksimal di rumah sakit. Dan kemudian diputuskan diperbolehkan pulang.

‘’Akan tetapi keluarganya menyampaikan kok kesannya mendadak gitu, ya tadi saya sudah telpon bagaimana bu dokter? (Jawabnya) Sebenarnya sudah pulih Pak, tapi kalau ada cerita seperti itu masukan dari Pak Wali bagaimana?’’ kata Hendi.

Dirinya mengaku sudah menyampaikan kepada dokter agar ditawari saja pasiennya. Kalau masih mau nginap sehari atau dua hari lagi di rumah sakit dipersilahkan. Mungkin pasien ingin melakukan pemulihan. Tapi kalau pasien yakin sudah pulih, maka pulang dari rumah sakit tidak masalah.

Dia menegaskan, tidak ada langkah-langkah yang dilakukan oleh tim dokter RSUD KRMT Wongsonegoro ini yang tidak sesuai aturan dan prosedur. Semuanya berjalan sesuai prosedur. Kejadian ini hanya masalah kemantapan jiwa dari pasien dan keluarganya.

‘’Kalau tidak mantap mau tinggal lagi sehari dua hari silakan, nggak ada masalah,’’ tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.