Layanan Trans Semarang Banjir Komplain

METROSEMARANG.COM – Keluhan masyarakat terhadap layanan Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang masih banyak meski berbagai upaya peningkatan telah dilakukan. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang mencatat dalam dua bulan saja, Juli sampai Agustus, ada sebanyak 171 laporan keluhan dari masyarakat.

Petugas sedang malakukan uji emisi bus Trans Semarang koridor 2 di Terminal Terboyo, Rabu (22/3). Layanan BRT masih belum memuaskan masyarakat. Foto: metrosemarang.com/dok

Aduan itu disampaikan baik melalui hotline Trans Semarang maupun sosial media. Seperti lewat twitter, instagram, facebook, juga dari media-media lainnya. Dari jumlah aduan itu paling banyak pada bulan Juli dengan mencapai 114 keluhan dari warga masyarakat.

‘’Termasuk disampaikan lewat LaporHendi, disana ada yang memberi masukan Pak Wali (Walikota) coba dicek sopir BRT SIM nya masih berlaku apa tidak, kok pada gak paham aturan melanggar lampu merah,’’ kata Kepala Dishub Kota Semarang, Mukhammad Khadik, Selasa (25/9).

Dia mengatakan, pihaknya tidak tinggal diam dengan melakukan langkah tindak lanjut atas laporan dan keluhan dari masyarakat tersebut. Salah satunya dengan melakukan inspeksi mendadak atau sidak lapangan bersama BLU Trans Semarang, PPNS, dan Satlantas Polrestabes Semarang.

‘’Sebab keluhannya banyak sekali mulai dari soal pelanggaran lalu lintas, uji kelayakan atau KIR, hingga pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman saat mengemudi,’’ katanya.

Pihaknya akan merekomendasikan penindakan kepada masing-masing operator Trans Semarang di setiap koridor. Petugas layanan Trans Semarang yang diketahui melanggar aturan, akan direkomendasikan ditindak mulai dari teguran hingga pemecatan. (duh)

You might also like

Comments are closed.