Kisah Jugun Ianfu Menggapai Keadilan akan Dikupas di John Dijkstra

METROSEMARANG.COM – Sebuah kisah para korban perbudakan seks di zaman kolonial Jepang atau sering dikenal dengan Jugun Ianfu akan diangkat dalam sebuah diskusi terbuka Waroeng HAM yang akan dihelat di John Dijkstra Library Cafe, Sri Gunting Kota Lama Semarang.

Para aktivis gabungan lembaga pembela hak perempuan bakal menggelad diskusi tersebut pada Selasa siang (26/9) besok pukul 14.30 WIB.

Siti Sumaiyah, Panitia Penyelenggara Waroeng HAM mengatakan, pihaknya ikut berperan serta dalam pembangunan manusia Indonesia yang lebih bermartabat dengan menjadikan Kota Semarang menjadi Kota yang ramah HAM.

Karenanya, Waroeng HAM sebagai ruang penguat jaringan arus bawah terus berperan aktif melakukan pembangunan kebangsaan.

“Para narasumbee yang hadir antara lain Dosen UKSW Salatiga, Ina Hunga, aktivis Jejer Wadon Dewi Candraningrum, para pegiat Bengkel Sastra Maluku serta Profesor Juliati Suroyo sebagai Dosen Magister Sastra Ilmu Budaya Undip,” kata Suma kepada metrosemarang.com, Senin pagi (25/9).

Ia menjelaskan semua narasumber akan berbicara panjang lebar soal pendekatan terhadap para Jugun Ianfu yang sudah lanjut usia.

Ia berharap adanya ruang diskusi ini bisa dikembangkan sebagai ruang pembelajaran bersama dalam pembangunan Kota Semarang yang lebih inklusif, progresif dan menjunjung tinggi nilai HAM. (far)

You might also like

Comments are closed.