Fraksi Gerindra Bantah Tudingan Mbalelo

METROSEMARANG.COM – Fraksi Partai Gerindra membantah telah bersikap mbalelo dengan tidak menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Semarang untuk pengesahan Raperda Perubahan RPJMD 2016-2021 dan keputusan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Semarang, Joko Santoso. Foto: metrosemarang.com/dok

Justru sebaliknya, fraksi ini berdalih telah berpihak atau pro kepada rakyat karena sedang memperjuangkan hak-hak rakyat. Di antaranya soal kenaikan Tunjangan Prestasi Pegawai (TPP) dan pembangunan yang berdasarkan skala prioritas di bidang infrastruktur.

”Ini bagian dari sikap poltik, bukan kita mbalelo. Malah sebaliknya (memperjuangkan hak rakyat), kalau dikatakan kita tidak pro rakyat malah keliru,” kata Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Semarang, Joko Santoso, Rabu (27/9).

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang ini juga menjelaskan, kalau pihaknya ikut arus dengan mengikuti rapat paripurna dan banggar, justru tidak memperjuangkan hak-hak rakyat. Sebab ada masukan yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak yang harus diperjuangkan.

Ditegaskan, isi dalam kegiatan banggar maupun paripurna belum menunjukkan keberpihakan kepada rakyat. Jika pihaknya mengikuti rapat banggar dan paripurna berarti menyetujui hasil rapat tersebut. Oleh sebab itu lebih baik tidak hadir.

”Kalau kita ikuti paripurna tentunya (rapat paripurna) akan memutuskan hal yang tidak sesuai dengan perjuangan fraksi kami, dimana kami harus memperjuangkan hak-hak masyarakat yang lebih luas,” tegasnya.

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi sebelumnya menyebutkan anggota dewan yang tidak hadir paripurna, sehingga paripurna gagal karena tidak kuorum, patut dipertanyakan integritas dan loyalitasnya untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat Semarang. (duh)

You might also like

Comments are closed.