Tekan Kecelakaan, Sopir Truk Wajib Bersertifikat

METROSEMARANG.COM – Kecelakaan yang saat ini marak terjadi didominasi oleh dua penyebab, yakni kelayakan kendaraan dan human error. Terlebih lagi, kendaran besar seperti truk, kelayakan kendaraan dan pengemudi haruslah menjadi perhatian agar angka kecelakaan di jalan raya bisa ditekan.

Ketua Organda Jawa Tengah, Karsidi Budi Anggoro. Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Ketua Organda Jawa Tengah, Karsidi Budi Anggoro mengatakan perlunya sertifikasi untuk para sopir truk. Hal ini dinilai perlu lantaran pengemudi truk bukan kendaraan yang biasa dan memiliki tanggung jawab lebih besar.

“SIM saja tidak cukup. Pembinaan kepada para sopir harus dilakukan. Setelah itu barulah mereka diberi sertifikat agar menjamin kompetensi mereka membawa kendaraan bermuatan di jalan raya,” katanya, Kamis (5/10).

Dalam waktu dekat, Organda Jateng akan memformulasikan sistem sertifikasi sopir dengan menggandeng pihak-pihak yang mendukung program tersebut.

Saat ini Organda juga merasa prihatin melihat angka kecelakaan yang didominasi usia produktif, yakni 30 hingga 40 tahun yang mencapai 70 persen. (ade)

You might also like

Comments are closed.