Banjir Masih Merendam Tiga Kelurahan di Genuk

METROSEMARANG.COM – Banjir masih terjadi di tiga wilayah kelurahan di Kecamatan Genuk Kota Semarang yaitu Kelurahan Sawah Besar, Tambakrejo, dan Kaligawe. Dampak banjir telah mengakibatkan warga sekitar mengalami sakit rangen atau penyakit kutu air.

Warga Sawah Besar membersihkan lumpur sisa banjir yang terjadi pada Februari silam. Banjir kembali menerjang kawasan ini akibat hujan yang mengguyur pada awal Oktober. Foto: metrosemarang.com/dok

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kelurahan Sawah Besar, Mulyadi mengatakan, banjir diakibatkan karena selama tiga hari ini terjadi hujan deras. Paling parah banjir terjadi di tiga kelurahan tersebut. Hanya dalam waktu tiga jam wilayah tersebut langsung tergenang.

“Penyebab utamanya karena sedimen sungai besar yakni Sungai Banjir Kanal Timur. Tiga hari ini hujan deras, hanya dalam waktu tiga jam langsung tergenang,” katanya, Kamis (5/10).

Genangan air di permukiman warga tiga kelurahan menurutnya rata-rata ketinggiannya mencapai kurang lebih 30 – 50 cm. Kondisi warga masih tetap baik-baik saja dan masih tetap tinggal di rumah. Hanya saja kakinya terkena rangen atau terserang penyakit kutu air.

“Dampak banjir masih sangat terasa. Rencana kan Banjir Kanal Timur mau dinormalisasi. Sampai sekarang belum ada normalisasi. Otomatis masyarakat berharap secepatnya dilakukan normalisasi,” katanya.

Untuk wilayah Sawah Besar, lanjutnya, penanganan banjir sementara dilakukan dengan memanfatkan Polder Pasar Waru. Namun warga sangat berharap rencana normalisasi Banjir Kanal Timur segara dilaksanakan. (duh)

You might also like

Comments are closed.