Warga Keluhkan Fasilitas Pelayanan di Bapenda Semarang

METROSEMARANG.COM – Warga mengeluhkan fasilitas pelayanan di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang. Ruang pelayanan yang tersedia dinilai tidak representatif dan lahan parkir kantor sempit. Sehingga menjadikan warga yang mengurus pajak tidak merasa nyaman.

Antrean warga di Kantor Bapenda Semarang, Senin (18/12). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

‘’Yang paling terasa, sempitnya lahan parkir di sekitar kantor Bapenda di kompleks Balai Kota Semarang. Warga yang menggunakan mobil tidak bisa nyaman parkir di sekitar kantor,’’ kata Sunarto (40) warga Semarang Barat, Senin (18/12).

Pria yang bekerja di kantor notaris ini menyatakan, dengan fasilitas kantor yang kurang memadai, dikhawatirkan ke depan akan mempengaruhi pelayanan. Sebab setiap hari, ada puluhan warga yang harus mengurus pelayanan pajak di kantor tersebut.

Warga lain, Savitri Rahayu (35) juga mengatakan, dirinya sempat merasa kesulitan memarkirkan kendaraan ketika hendak mengurus Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB) di kantor Bapenda pada Jumat (15/12) lalu.

‘’Selain masalah lahan parkir, ruang pelayanan juga sempit, sehingga warga yang mengurus harus berdesakan saat menunggu perizinan,’’ tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Semarang, Yudi Mardiyana, tidak menampik pihaknya membutuhkan kantor yang lebih ideal untuk meningkatkan pelayanan. Namun kendalanya belum tersedia aset tanah atau bangunan yang lebih layak dan strategis.

‘’Namun meski dengan keterbatasan fasilitas, kami berusaha untuk memberikan pelayanan maksimal bagi warga,’’ katanya. (duh) 

You might also like

Comments are closed.