6.231 DPS Pilgub Jateng Bermasalah

METROSEMARANG.COM – Panitia Pengawas Pemilu Kota Semarang menemukan 6.231 pemilih bermasalah yang masuk dalam Daftar Pemilih Sementara (DPS). Koordinator Penindakan Pelanggaran Panwas Kota Semarang Naya Amin Zaini, menyebut temuan didominasi oleh banyaknya pemilih yang telah meninggal dunia.

DPS Pilgub Jateng masih bermasalah

“Kemudian banyak juga yang pindah alamat, pemilih baru yang belum masuk daftar, lalu pemilih di bawah umur dan TNI/Polri,” ungkap Naya, Rabu (4/4).

Ia menjelaskan temuan ribuan DPS bermasalah itu muncul dalam laporan yang diterima Posko Terpadu Pengaduan Daftar Pemilih yang dibuka sejak 24 Maret-7 April 2018. Temuan tersebar di tingkat 16 kecamatan.

Koordinator Divisi SDM dan Kelembagaan Panwas Kota Semarang Muhammad Amin, menuturkan 6.231 DPS bermasalah terungkap dalam data A.1.KWK yang sempat disusun KPU setempat.

Maka dari itulah, pengawasan dilakukan jajarannya secara berjenjang dimulai dari Pengawas Kelurahan (Panwaskel) melaporkan kepada Panwas Kecamatan kemudian ke Panwas Kota.

“Untuk selanjutnya kami lakukan validasi dan pencermatan kembali satu persatu by name, by addres. Mana yang potensi ganda, meninggal, pindah alamat dengan surat keterangan, TNI/Polri yang masuk DPS,” akunya.

Hasilnya kemudian diuji dengan mendatangi RT dan RW guna memastikan validitas data.

Sesuai Undang-Undang dan peraturan Bawaslu Nomor 9 Tahun 2017 Tentang Pengawasan Pemutakhiran data dan daftar pemilih bahwa hasil pengawasan selanjutnya ditindaklanjuti melalui rekomendasi perbaikan.

Rekomendasi tahap pertama telah disampaikan pada tanggal 29 Maret 2018 di tanggapi secara positif dan ditindaklanjuti oleh KPU Kota Semarang, untuk rekomendasi kedua tanggal 3 April 2018.

“Kami berharap temuan DPS ini juga akan ditindaklanjuti,”. (far)

You might also like

Comments are closed.