60 PKL Jalan Sendowo dan Empu Tantular akan Direlokasi

METROSEMARANG.COM – Pedagang Kaki Lima (PKL) di sepanjang Jalan Sendowo dan Jalan Empu Tantular Kota Lama Semarang akan direlokasi untuk memperindah kawasan Kota Tua tersebut. Sesuai rencana pedagang akan ditempatkan di Pasar Johar Baru eks Pasar Kanjengan tahap pertama yang akan rampung pada akhir Januari nanti.

Sosialisasi relokasi PKL Jalan Sendowo dan Empu Tantular di Balai Kelurahan Purwodinatan, Kamis (4/1). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menjelaskan, penataan Kota Lama yang akan kembali dilanjutkan pada tahun ini memaksa pemerintah harus memindahkan sejumlah PKL di Jalan Sendowo dan Jalan Empu Tantular itu. Hari ini pihaknya telah melakukan sosialisasi tentang rencana relokasi itu kepada para pedagang.

‘’Kami meminta agar pedagang memahami rencana pemerintah kota tersebut dan meminta supaya pada bulan Februari mereka sudah pindah ke tempat baru yang disediakan,’’ kata Fajar setelah sosialisasi di Balai Kelurahan Purwodinatan, Semarang Tengah, Kamis (4/1).

Dia mengatakan, tempat relokasi akan diusahakan disediakan di Pasar Johar Baru yang dibangun di lokasi bekas Pasar Kanjengan. Pada akhir Februari pasar tersebut untuk tahap pertama akan selesai dibangun sehingga sudah bisa ditempati.

‘’Setelah selesai dibangun lantai satu dan dua dapat ditempati pedagang Pasar Kanjengan (yang saat ini menempati Relokasi Sementara Pasar Johar) dan sisanya untuk pedagang Jalan Sendowo dan Jalan Empu Tantular yang berjumlah sekitar 60an pedagang,’’ terangnya.

Atas rencana relokasi ini, Ketua Paguyuban PKL Jalan Empu Tantutal Suparno mengaku, pedagang siap untuk dipindahkan. Namun demikian mereka berharap ada bantuan tenaga bongkar dari pemerintah. Sebab mereka sebelumnya adalah korban kebakaran Pasar Johar dan telah membangun sendiri tempat berjualannya di kawasan Kota Lama.

Sebelumnya, untuk penataan Kota Lama sendiri Pemerintah Kota Semarang kembali mendapatkan bantuan dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebesar RP156 milliar untuk perbaikan jalan, saluran drainase, dan juga percantikan wajah kota lama. (duh)

You might also like

Comments are closed.