65 Ribu Laporan Masuk ke 123 Setiap Bulan, 15%nya Bukan Tanggungjawab PLN

YOGYAKARTA – General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta, Feby Joko Priharto mengatakan, 15% dari keluhan gangguan yang masuk melalui Contact Center PLN 123 pada tahun 2020 di wilayah Jateng dan DIY merupakan laporan kerusakan instalasi milik pelanggan yang bukan merupakan kewenangan atau tanggungjawab PLN.

“Jumlah total laporan tersebut mencapai rata-rata sekitar 62 ribu laporan per bulan. Hal ini yang menjadi dasar dukungan PLN terhadap Aplikasi ListriQu yang dirancang oleh anak usaha PLN yaitu Haleyora Power”, ujar Feby pada apel implementasi aplikasi ListriQu pada Kamis (28/1), di PLN UP3 Yogyakarta.

Dalam apel ini disiagakan sebanyak 49 personil yang terdiri dari 4 orang personil Yantek, 4 orang personil Command Center, dan 41 orang personil ListriQu. Dalam kesempatan ini, PLN UID Jawa Tengah & D.I. Yogyakarta juga menyerahkan bantuan sertifikasi kepada para personil untuk mewujudkan teknisi yang berkompeten.

Di launching pada 24 Juni 2020 lalu, ListriQu merupakan aplikasi layanan perbaikan Instalasi Milik Pelanggan (IML) berbasis mobile. Aplikasi ini berfungsi sebagai media penghubung antara pelanggan dengan teknisi yang berkompeten dan bersertifikat untuk melakukan perbaikan terkait keluhan instalasi rumah milik pelanggan.

“Diharapkan aplikasi ListriQu beserta kelengkapannya meliputi Tim yang kompeten dan bersertifikasi, maupun peralatan kerjanya telah siap bersinergi dengan PLN untuk melayani masyarakat. Semoga dapat menjadikan manfaat yang besar terutama bagi masyarakat baik itu di Jawa Tengah pada khususnya dan Indonesia pada umumnya”, imbuhnya.

 

You might also like

Comments are closed.