8 Gerobak PKL Kariadi Dikukuti Satpol PP

METROSEMARANG. COM – Delapan gerobak pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di depan Rumah Sakit Dr Kariadi diangkut Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Semarang, Selasa (17/5). Selain 8 gerobak, 15 lapak tenda juga dibongkar paksa karena membuat kumuh di sekitar pintu masuk rumah sakit pemerintah tersebut.

Razia PKL Kariadi, Selasa (17/5). Foto: metrosemarang.com/Khoiruddin muhammad
Razia PKL Kariadi, Selasa (17/5). Foto: metrosemarang.com/Khoiruddin muhammad

Kepala Bidang Tantibum Satpol PP Kota Semarang Kusnandir mengatakan, keberadaan PKL yang ditertibkan sebenarnya sudah dikasih jatah lapak di selter yang sudah disediakan. Namun, lapak mereka malah disewakan kepada pedagang lain dan mereka membuka lapak sendiri di luar area yang ditetapkan.

“Sudah tiga kali peringatan dari kepala kelurahan, dan keberadaan PKL di luar selter juga menjadi keluhan para PKL yang menempati selter. Karena PKL di luar selter semrawut, menganggu keindahan dan kumuh,” jelas Kusnandir kepada metrosemarang.com.

Kusnandir mengaskan, barang bukti yang sudah diamankan Satpol PP tidak bisa diambil lagi oleh pemiliknya. Hal ini karena pedagang yang membandel berjualan di tempat larangan sudah berkali-kali mendapat peringatan dari pihak terkait.

Saat penertiban berlangsung, sempat terjadi adu mulut dengan pemilik lapak. Ibu-ibu yang tak rela lapaknya dibongkar juga berteriak histeris. “Penertiban dilakukan juga dalam rangka menjaga  keamanan dan ketertiban di depan RS Kariadi,” Tutur Kusnandir. (din)

You might also like

Comments are closed.