858 Siswa SMPN 5 Semarang Disuntik Vaksin Rubella

METROSEMARANG.COM – Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar vaksinasi rubella secara serentak bagi semua pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah atas yang ada di wilayahnya.

Vaksinasi Rubella di SMP Negeri 5 Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

Di SMP Negeri 5 Semarang, terdapat sebanyak 858 siswa yang ikut program vaksinasi tersebut. Vaksinasi rubella digelar sejak pukul 08.00 WIB dengan mengumpulkan semua siswa di ruang aula setempat.

“Enggak sakit kok. Seneng malahan karena bisa meningkatkan daya tahan tubuh biar enggak gampang sakit,” aku Najwa Aselia, seorang siswi Kelas VIII B SMP Negeri 5 Semarang kepada metrosemarang.com, Rabu (2/8).

Najwa, sapaan akrabnya mengaku belum lama ini memang diberi penyuluhan mengenai dampak virus rubella. “Beberapa kali dikasih tahu sama guru di kelas. Katanya berbahaya bagi janin. Makanya, saat tahu ada vaksinnya, saya ikut saja,” kata Najwa.

Kholid Lana, Waka Kesiswaan SMP Negeri 5 mengatakan sengaja meluangkan waktunya untuk mengumpulkan ratusan siswanya supaya ikut vaksinasi rubella.

Menurutnya suntik antibiotik sangat penting untuk meningkatkan kesehatan siswanya supaya tidak rentan terkena penyakit.

“Kami mengapresiasi atas langkah sigap Dinas Kesehatan yang menggelar vaksin di sekolahan kami. Semoga program ini berjalan berkelanjutan untuk meningkatkan kesehatan setiap anak,” ungkapnya.

Dokter Puskesmas Kagok, dr Silvina menyayakan vaksinasi rubella merupakan program nasional untuk menekan penularan virus berbahaya tersebut.

Vaksin tersebut, kata Silvina bermanfaat mencegah munculnya campak rubella. Ada 10 petugas medis yang dibantu lima bidan gabungan puskesmas dan RS Elizabeth yang melaksanakan vaksinasi di SMP Negeri 5.

“Suntik antivirus rubella sudah dilakukan sejak kemarin di SDN Wonotinggal, besok digslar di SDN Candi dan akan diselenggarakan hingga 24 Agustus nanti,” ungkapnya.

Vaksin rubella nantinya juga diberikan bagi semua balita berusia 9 bulan mulai September mendatang. Di tahun depan pemberian vaksin rubella akan menyasar anak-anak di luar Pulau Jawa.

“Jika tidak segera diantisipasi, virus rubella bisa membahayakan tubuh bahkan mengakibatkan kematian. Karena virus itu bisa membuat janin cacat bawaan sampai menimbulkan radang meningitis dan komplikasi radang paru,” tandasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.