97 Bangunan di Sambirejo Dibongkar untuk Normalisasi BKT

METROSEMARANG.COM – Pembongkaran bangunan kios pedagang kaki lima (PKL) dan hunian warga di bantaran Sungai Banjir Kanal Timur (BKT) kembali dilakukan Dinas Perdagangan Kota Semarang. Kali ini yang berada di Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Senin (9/4).

Pembongkaran kios PKL di Sambirejo untuk proyek normalisasi Sungai BKT, Senin (9/4). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Di Kelurahan Sambirejo ini terdapat 60 unit bangunan kios PKL dan 37 bangunan hunian. Dari jumlah tersebut sekira 30 bangunan telah dibongkar pada Sabtu (7/4) lalu. Sisanya hari ini diratakan dengan tanah menggunakan alat berat eskavator.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, pihaknya telah menyediakan tempat relokasi bagi PKL yaitu di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Sedangkan untuk warga yang bertempat tinggal di bantaran dipindahkan ke rusunawa.

‘’Pembongkaran bangunan kios dan hunian warga di Kelurahan Sambirejo ini melanjutkan pembongkaran yang dilakukan Sabtu (7/4) kemarin,’’ katanya.

Dia memastikan, hari ini semua bangunan di bantaran BKT di Kelurahan Sambirejo bersih. Tidak ada bangunan kios maupun bangunan yang masih berdiri.

“Kami sudah memfasilitasi mereka untuk tempat pindahnya. Jadi kami tidak asal membongkar tanpa menyediakan tempat baru,” jelasnya.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan melakukan pembongkaran bangunan kios dan hunian di tiga kelurahan lain yaitu Kelurahan Mlatiharjo, Bugangan dan Karangtempel.

Ditargetkan, semua bangunan di bantaran sungai BKT di tiga kelurahan tersebut sudah rata tanah pada akhir bulan April ini. (duh)

You might also like

Comments are closed.