Ada Pawai Ogoh-ogoh, Siang Ini Ujung Berok Ditutup

METROSEMARANG.COM – Pemkot Semarang akan menggelar karnaval seni budaya lintas agama dan Pawai Ogoh-Ogoh 2017 pada hari Minggu (2/4) inu dari titik nol Kilometer Kota Semarang hingga halaman Balaikota. Guna kelancaran acara tersebut, akan dilakukan penutupan jalan di ujung Jembatan Berok kawasan Kota Lama yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesainya rangkaian pawai.

Pawai ogoh-ogoh 2016. Tahun ini festival serupa berlangsung pada Minggu (2/4). Foto: metrosemarang.com/dok

Sedangkan sepanjang Jalan Pemuda hingga lokasi pembukaan acara di titik nol Kilometer Kota Semarang hanya akan diberlakukan buka tutup jalan.
Rencananya pawai tersebut akan berlangsung mulai pukul 14.00 di titik nol Kilometer atau depan Kantor Pos Besar dengan diawali prosesi upacara dilanjutkan pawai hingga halaman Balaikota Semarang. Kemudian diakhiri dengan pertunjukan sendra tari Arjuna Wiwaha diiringi Gong Puspagiri.

“Bagi masyarakat yang ingin melintas diimbau untuk dapat melewati rute lain sehingga mengurangi risiko terjadinya kemacetan,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Semarang, Achyani, Minggu (2/4).

Menurut Achyani, pariwisata dianggap sebagai penyumbang pendapatan domestik bruto yang paling mudah dan murah. Pariwisata juga dijadikan instrument untuk melestarikan alam dan budaya. Untuk itu Pemerintah Kota Semarang kerap menyelenggarakan event budaya seperti pawai Ogoh-ogoh kali ini guna meningkatkan sektor pariwisata.

Pawai ini digelar guna memelihara kerukunan antar umat beragama, dijadikan sarana mengembangkan potensi pendukung pariwisata, ajang memantik para penggiat seni untuk berkreasi, serta meningkatkan kunjungan wisatawan.

“Tujuannya sebagai sarana merajut harmoni antar umat beragama serta seluruh komponen masyarakat Kota Semarang guna mewujudkan Kota Semarang yang aman dan tertib,” tegasnya.

Pawai tersebut rencananya diikuti oleh kelompok pagar ayu, kelompok pinandita dan pemimpin agama, pasukan berkuda dari Polrestabes Semarang, kelompok pasukan mataram, kelompok warak ngendog dari Dewan Kesenian Semarang,  3 pasukan ogoh-ogoh, dan  sejumlah kelompok seni dari berbagai unsur.

Masyarakat Kota Semarang diminta untuk datang, berpartisipasi dan memeriahkan gelaran tersebut.
“Guna mendukung berlangsungnya acara tersebut akan disediakan sejumlah kantong parkir, yaitu di Makodim Semarang, SMAN 3 Semarang, halaman Parkir Bank Jateng, serta halaman parkir belakang Balaikota Semarang,” tandasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.