Adinda Agustin: Edukasi Kunci Perbaikan Sanitasi Pinggiran Semarang

METROSEMARANG – Mahasiswi dari Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan (FKes) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus), Adinda Agustin berhasil terpilih sebagai Juara 1 Duta Lingkungan Hidup 2018 Kota Semarang. Dengan predikat tersebut, Adinda siap menjadi pelopor dan membantu pemerintah Kota Semarang dalam memperbaiki lingkungan hidup di Kota Semarang.

adinda agustin
Duta Lingkungan Hidup 2018 Kota Semarang, Adinda Agustin. (Foto: istimewa)

Duta Lingkungan Hidup Kota Semarang 2018 dapat melaksanakan tugasnya untuk mengeksplor Kota Semarang khususnya lingkungan Kota Semarang di mata domestik dan mancanegara. Dengan terpilihnya Adinda, banyak target yang ingin diperbaiki dari sisi lingkungan di Kota Semarang, terutama daerah pinggiran.

“Ilmu yang saya pelajari selama perkuliahan juga sangat bermanfaat untuk mengabdi menjadi Duta Lingkungan Hidup 2018 Kota Semarang nantinya,” ungkap semester dua tersebut.

adinda agustin
Duta Lingkungan Hidup 2018 Kota Semarang, Adinda Agustin. (Foto: istimewa)

Adinda menuturkan, Kota Semarang berada di pusat Jawa Tengah, sehingga sudah baik dari segi drainase hingga pemahaman terhadap kesehatan. Namun kondisi ini berbanding terbalik saat melihat wilayah Semarang pinggiran.

“Disana masih terdapat rumah-rumah yang kurang layak, serta sanitasi yang masih buruk. Edukasi menjadi hal yang terbaik untuk memperbaiki itu,” katanya pada Selasa (18/4).

Dinobatkannya Dinda sebagai Duta Lingkungan Hidup 2018 Kota Semarang, bukan hanya gelar semata. Menurutnya sebuah tanggungjawab besar menanti saat dia terpilih. Dia diharuskam meramu kegiatan-kegiatan yang cocok untuk memperbaiki lingkungan hidup di Kota Semarang.

“Saya dan para pemenang yang lain masih mendiskusikan startegi apa yang akan kami jalankan ke depannya. Kota Semarang memang membutuhkan anak muda yang peduli lingkungan, terlebih di era globalisasi yang sekarang, anak muda cenderung kurang peduli pada kingkungan. Padahal yang bertugas menjaga lingkungan adalah putra-putri dari daerah itu sendiri,” ungkapnya. (ade)

You might also like

Comments are closed.