Ajeng Poernomo Gemas Lihat Mandala Bhakti Kurang Terawat

Ajeng Ratnasari Poernomo Foto: metrosemarang.com/dok
Ajeng Ratnasari Poernomo
Foto: metrosemarang.com/dok

 

METROSEMARANG.COM – Mengunjungi museum adalah salah satu hobi Ajeng Ratnasari Poernomo. Bagi gadis kelahiran Depok 19 tahun lalu itu, museum adalah salah satu tempat untuk mengobati rasa penasarannya pada banyak hal.

Ajeng, akrap ia disapa, merasa menemukan hal yang sangat menyentuh hatinya saat dia berada di dalam museum. Dari situlah timbul rasa keingintahuan tentang seluk beluk museum dan benda-benda yang berada di dalamnya.

“Sudah sejak masih kecil suka masuk museum. Tidak tahu kenapa, suka melihat semua hal yang ada di dalam museum, khususnya yang berhubungan sejarah,” kata mahasiswi jurusan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Diponegoro itu, Selasa (27/10).

Saat ini, berbagai museum di Jawa Tengah sudah ia jelajahi. Bahkan, sejumlah museum di Kota Semarang, seperti Museum Jawa Tengah Ranggawarsita, Museum Jamu Jago, dan Museum Mandala Bhakti sudah berulangkali ia kunjungi.

Namun demikian, Ajeng menceritakan kejadian yang membuatnya sedih saat ia mengunjungi Museum Mandala Bhakti di kawasan Tugu Muda. Hatinya terenyuh saat melihat kondisi museum yang kurang terawat.

Ia berharap, pemerintah lebih memperhatikan pengelolaan dan perawatan museum, khususnya museum milik negara. “Gemas aja, di sana kurang terawat. Padahal bangunan itu tak jauh dari bangunan-bangunan yang mewah seperti mal. Semoga pemerintah bisa lebih peduli,” tandas Ajeng. (yas)

You might also like

Comments are closed.