Akan Dimainkan di UNESCO, E-Gamelan Udinus Pukau Warga Belgia

SEMARANG – Perwakilan dari perusahaan Colruyt Group yang memberikan beasiswa kepada 30 mahasiswa Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Greet Castermas dan Sarah Gerard penasaran dengan E-Gamelan milik Udinus. Kedua warga Belgia ini takjub dengan permainan Gamelan dari para dosen yang akan bermain di UNESCO.

gamelan udinus

Greet Castermas dan Sarah Gerard mencoba Gamelan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang. (Foto: istimewa)

Dalam kunjungan tersebut, Greet Castermas dan Sarah Gerard sempat mencoba memainkan Gamelan dengan mengikuti arahan dari para dosen yang nantinya akan tampil di Paris, Prancis pada beberapa hari ke depan.

Greet Castermas mengatakan bahwa dirinya suka dengan kesenian asli Indonesia dan ingin agar kesenian Indonesia tetap dilestarikan dan dijaga agar tidak hilang tergerus akan perubahan zaman.

“Saya senang sekali bisa mencoba Gamelan dan langsung bisa memainkan satu lagu walau masih mengikuti arahan dari para dosen Udinus. Ini pertama kalinya saya memegang Gamelan,” ujarnya, Senin (25/6).

Ia berpendapat bahwa inovasi dari Udinus yakni E-Gamelan merupakan inovasi sangat unik dan menjadi terobosan yang patut untuk dicoba dan dipelajari oleh generasi muda.

“Nanti saya akan kenalkan E-Gamelan kepada anak saya yang ada di Belgia patut untuk dicoba aplikasi ini. Kami nanti juga akan mengenalkan E-Gamelan kepada anak muda di Belgia,” imbuhnya.

Sementara itu, Kahumas Udinus, Agus Triyono, menegaskan Udinus akan terus berupaya menjadi pelopor dalam melestarikan kebudayaan asli Indonesia dan generasi muda kembali melirik kesenian asli bangsa dengan membuat inovasi-inovasi dan konsentrasi terhadap pelestarian kesenian Indonesia. (ade)

You might also like

Comments are closed.