Aksi Jambak Rambut Warnai Penetapan Calon Wali Kota Semarang

Penetapan pasangan calon untuk Pilwakot Semarang yang berlangsung di Aula Balai Kota Semarang, Senin (24/8). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono
Penetapan pasangan calon untuk Pilwakot Semarang yang berlangsung di Aula Balai Kota Semarang, Senin (24/8). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

SEMARANG – Sedikit ketegangan mewarnai penetapan pasangan calon wali kota dan wakil wali kota yang berlangsung di Aula Balai Kota Semarang, Senin (24/8). Keributan memuncak antara ketua tim pemenangan Sibagus (Sigit bersama Agus), Joko Santoso dengan salah seorang oknum yang mengenakan pakaian Pemuda Pancasila.

Joko sempat menjambak orang tersebut ketika sudah di dalam mobil. Petugas kepolisian melerai Joko dan menariknya untuk menjauh dari pria berseragam Pemuda Pancasila yang mengemudi mobil Toyota Rush.

Saat ditanya apa yang terjadi, Joko menolak menjawab secara rinci. “Tadi tidak ada apa-apa,” kata dia sambil beranjak dari halaman Balai Kota Semarang, Senin (24/8) sore.

Kemeriahan dan saling balas yel-yel di luar gedung aula Balai Kota Semarang, tempat dibacakannya penetapan. Hanya ada beberapa pendukung yang memiliki karcis resmi dari KPU Kota Semarang dan awak media yang diperkenankan untuk masuk ke dalam ruangan.

Setelah penetapan calon, KPU Kota Semarang mengagendakan untuk pengundian nomor urut calon. Pengundian akan dilakukan dua kali. “Pengundian pertama untuk mengetahui siapa yang siapa yang akan mengambil urutan pengundian. Sedangkan pengundian kedua dilakukan untuk mengambil nomor urut pasangan calon dalam Pilwakot,” papar Ketua KPU Kota Semarang Henry Wahyono. (ade)

You might also like

Comments are closed.