Akun Facebook Rentan Diretas Hacker Kalau Keseringan Selfie

Ilustrasi
Ilustrasi

SEKARANG sering terdengar kabar akun Facebook diretas, tidak bisa dipulihkan. Sedih rasanya kalau akun Facebook diambil-alih orang lain.

Berikut ini solusi 6 kebiasaan buruk pemakaian Facebook agar akun aman.

1. Sering Login dari Banyak Perangkat

Sering buka Facebook dari beberapa perangkat berbeda, walaupun sudah logout, masih dianggap “aktif”.

Solusi : buka pengaturan akun, non-aktifkan semua session.

2. Melayani chat dengan “orang asing”

Trojan dan bot bisa membuat akun, menjawab chat, persis seperti manusia. Kebanyakan akun seperti ini, tidak lagi share link trojan di inbox. Mereka menarik Anda untuk membuka profile-nya. Dari sanalah aksi dijalankan, dengan menunggu Anda membuka-buka link yang ada di profile dia.

Solusi : Buka pengaturan akun, lakukan setting agar hanya teman yang bisa mengirimkan inbox (chat) dengan Anda. Never talk to strangers! Jangan pernah bicara dengan orang asing.

3. Tidak Mengatur Aplikasi

Mengizinkan aplikasi atau memberi hak kepada Facebook untuk membagikan info tentang diri Anda. Pasti Anda bertanya, “Mengapa saya mendapat kiriman ini?”. Jawabannya,, karena Anda yang mengjizinkan. Kapan? Setiap ada aplikasi, selalu memberikan peringatan info apa yang boleh “dipakai” oleh aplikasi tersebut. Info seperti nomor telepon, tanggal lahir, lokasi kota, daftar teman, tag (tanda), dll. adalah sasaran empuk bagi aplikasi untuk ngiklan.

Solusi : setting selalu info Anda ke Only Me (hanya saya) atau maksimal Friends (Teman).

4. Kebanyakan Aplikasi

Game yang ada di Facebook itu semuanya aplikasi. Mereka ini sarang iklan bagi Facebook. Clash of Clans, FarmVille, Capsa, adalah contohnya. Termasuk juga “arti nama”, “mirip artis siapa”, itu juga aplikasi.

Pernah klik, berarti aplikasi tersebut sudah terpasang di akun Facebook Anda. Bukan di browser. Ini pula yang menyebabkan Facebook kadang berjalan lambat. Selain itu, saat jalan-jalan browsing, Anda sering ketemu pesan “login atay register dengan Facebook” itu juga aplikasi. Anda bisa membuat aplikasi login kurang dari 10 menit.

Jika terpaksa memakai aplikasi,, hapuslah setelah memakai. Banyak website yang bisa login dan register hanya dengan klik icon Facebook di website itu, pastikan website tersebut terpercaya. WordPress, Medium, MetroSemarang, adalah contoh website terpercaya. Mereka tidak ngiklan berdasarkan info Facebook Anda.

Solusi : Hapus aplikasi tak-terpakai, berikut jejaknya. Gunakan AdBlockPlus untuk memblokir iklan. Atur-ulang apa yang Anda share di Facebook jika terpaksa memakai aplikasi itu. Lakukan “login dengan Facebook” hanya pada website terpercaya.

5. Sering Foto Selfie

Foto selfie itu banyak kemiripan, bisa berbahaya jika sering dilakukan. Mungkin Anda bertanya, mengapa orang tak dikenal bisa menambahkan pertemanan di Facebook Anda? Salah satunya karena teknologi face recognition (pengenalan wajah) berbasis bahasa pemrograman php. Jangan heran kalau aplikasi edit foto Anda sama, nanti dapat tambahan pertemanan banyak.

Jadi, jangan bangga kalau Anda di-add 200 orang karena selfie dan diedit dengan Camera360. Aplikasi itulah yang membuat Anda disarankan oleh Facebook. Itulah sebabnya,, “rating” foto masakan dan gadget baru, paling diminati orang, karena secara bentuk gambarnya paling unik.

Solusi : Fotolah sewajarnya, agar lebih unik.

6. Pikirkan-kembali jika ditandai orang di gambar atau foto

Pernahkah Anda mengalami kesulitan saat me-reset password? Salah satu caranya adalah diminta mengidentifikasi foto orang-orang yang pernah ditandai bersama Anda dalam foto-foto itu. Betapa sulitnya. Belum tentu itu foto wajah teman Anda. Pernahkah Anda melihat teman Anda ditandai di produk elektronik fiktif? Akun hantu, akun produk, kebanyakan dibuat oleh bot trojan.

Solusi : Buka pengaturan akun dan penandaan. Pastikan setiap tanda (tag) menunggu review (on) sebelum ditampilkan. Jika Anda tidak tahu “posisi tanda” dan tidak hafal “siapa saja” yang ada di foto itu, sebaiknya dihapus saja tandanya.

Ini tahun 2015,, tahun surga bagi trojan dan bot. Sudah bukan zamannya “advertiser” (aplikasi iklan), sekarang malware (aplikasi-jahat) sudah bisa menembus SSL dan menembus koneksi-aman. Jadi, benteng terakhir pertahanan adalah pengetahuan konsumen terhadap jejaring sosial yang mereka pakai. Selalu update informasi.

Sudahkah Anda mengatur-ulang privacy akun Facebook hari ini?

 

Day Milovich,

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Semarang.

You might also like

Comments are closed.