Alberto Annese: Bali United Harus Hati-hati dengan PSIS

METROSEMARANG.COM – Vincenzo Alberto Annese mulai melontarkan ‘psywar’ jelang duel PSIS kontra Bali United di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (1/4) besok. Tim tamu disebutnya punya kualitas individu yang sangat bagus tapi mereka juga harus siap-siap menderita dengan permainan Mahesa Jenar.

Prematch PSIS vs Bali United di Borobudur Indah Hotel Magelang, Sabtu (31/3).

PSIS dan Bali United bakal saling berhadapan di pekan kedua Liga 1. Pertandingan besok akan menjadi laga pertama Alberto Annese sejak ditunjuk menggantikan Subangkit, akhir pekan kemarin.

Pada laga sebelumnya, Bali United berhasil mengandaskan PSMS Medan dengan skor 1-0. Sedangkan PSIS harus mengakui keunggulan PSM Makassar 0-2.

“Pertandingan lawan PSM Makassar, saya baru datang dan belum tahu kualitas tim saya. Dan setelah melakukan persiapan selama seminggu terakhir, saya melihat tim ini semakin berkembang,” papar Annese dalam sesi prematch, Sabtu (31/3).

“Bali United punya kualitas pemain merata, baik di lapangan maupun bench. Penyerang naturalisasi mereka juga sangat berbahaya. Tapi, Bali United harus hati-hati dengan PSIS, karena pemain saya akan memberikan segalanya untuk pertandingan besok,”.

Pelatih berpaspor Italia itu meyakini dukungan suporter fanatik Mahesa Jenar akan memberi motivasi ekstra bagi timnya. “Sekalipun main di Magelang saya percaya banyak suporter kami yang akan datang ke sini. Ini akan sangat berharga bagi kami untuk bisa mengalahkan Bali United,” papar Annese.

Dari kubu Bali United, head coach Widodo Cahyono Putro tak ingin anak asuhnya melepas pedal gas usai kemenangan atas PSMS. “Bagi kami semua pertandingan adalah final. Kami harus tetap respek dengan PSIS dan mereka bukan tim sembarangan. Meskipun kalah dari PSM, PSIS sudah membuktikan sebagai tim yang kompak,” kata dia.

Menurutnya, pertemuan pertama lawan PSIS di laga uji coba tidak bisa dijadikan ukuran kekuatan tim yang sesungguhnya. “Kami memang kalah dari PSIS, tapi saat itu adalah uji coba pertama setelah libur kompetisi dan kami dalam persiapan menghadapi Liga Champions Asia. Sekarang kami sudah semakin berkembang dan begitu juga PSIS. Apalagi mereka punya pelatih baru dan intensitas permainan juga makin meningkat,” tandasnya.

Sementara, striker Bali United, Ilija Spasojevic tetap menganggap PSIS sebagai ancaman serius bagi timnya. “Mereka tim yang kompak dan terbukti kami kesulitan saat bertemu di pertandingan uji coba. Besok mereka akan main di kandang dan pastinya ingin memberi kemenangan buat suporter. Tapi Bali United juga sudah siap until besok,” eks penggawa Bhayangkara FC itu menambahkan.

Pada laga uji coba di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, 10 Januari silam, PSIS sukses mencuri kemenangan melalui gol tunggal Hari Nur Yulianto. Saat itu kendali tim masih di tangan Subangkit. (twy)

You might also like

Comments are closed.