Anak Guru asal Desa Terpencil Ini akan Tampil di Hadapan Jokowi

Para petinggi TNI/Polri memberikan keterangan tentang persiapan Prasetya Perwira (Praspa) 2015. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Para petinggi TNI/Polri memberikan keterangan tentang persiapan Prasetya Perwira (Praspa) 2015. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

SEORANG anak guru asal desa terpencil di Gunungkidul DIY bakal tampil di depan Presiden Jokowi yang dijadwalkan berkunjung ke Semarang pada pekan depan. Pemuda bernama Letda Inf Angger Panduyudha tersebut merupakan peraih Adhi Makayasa yang akan mengikuti upacara Praspa (Prasetya Perwira) TNI/Polri di Akpol Semarang.

Saat ditemui di Akpol Semarang, Minggu (26/7), lulusan terbaik Akmil 2015 ini bercerita awal mula tak menyangka bisa menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil) Magelang. Sebab, ia sejak dulu sebenarnya tertarik mendalami ilmu-ilmu angka saat mengenyam pendidikan di SMPN 1 Wonosari Gunungkidul.

“Makanya, saya saat sekolah menengah pertama sempat ikut olimpiade matematika tingkat nasional. Untuk mencapai posisi seperti sekarang, saya benar-benar tak menyangka,” kata putra pasangan Iswandi dan Dwi Supriyanti ini.

Kendati demikian, jalan hidupnya berubah drastis tatkala ia dilirik oleh SMK Taruna Nusantara, usai menyabet medali perunggu di ajang lomba sains. Melihat peluang itu, ia pun mendaftarkan diri ke sekolah taruna yang berada di Magelang tersebut. “Saya daftar ke sana dan dapat beasiswa,” akunya.

Ia mengaku, selalu termotivasi dari jerih payah kedua orangtuanya. Atas kerja keras bapaknya yang menjadi guru di desa terpencil yang membuatnya tekun menempuh pendidikan di Akmil Magelang. “Bapak yang beri semangat kepada saya. Dia sosok pekerja keras agar saya bisa seperti sekarang,” terang dia.

Dalam upacara Praspa pekan depan, Letda Angger akan berada di barisan terdepan bersama tiga rekannya yang meraih penghargaan serupa. Selain dia, peraih Adhi Makayasa dari AAL disabet oleh Letda Laut (P) Adyksa Yudistira, anak dari pasangan Utomo Sidi dan Sri Suparmi asal Karanganyar Jateng.

Untuk peraih Adhi Makayasa dari AAU jatuh ke tangan Letda Tek Dito Kuncoro, putra pasangan Setyo Wibowo dan RR KP Rahayu asal Purworejo. Dan lulusan Akpol peraih Adhi Makayasa ialah Ipda Fauzi Pratama, putra pasangan Iwan T Jumhawan dan Meity Damayanto asal Subang Jabar.

Komandan Jenderal (Danjen) Akademi TNI, Mayjen TNI Harry Pudianto cukup bangga atas pencapaian keempat taruna tersebut yang mampu meraih Adhi Makayasa. Selain mereka, kata dia, masih ada ratusan taruna yang lulus pendidikan Perwira Remaja (Paja) tahun ini. Rinciannya ada sebanyak 215 taruna lulusan Akmil, 100 taruna lulusan AAL, 389 taruna lulusan Akpol dan 89 taruna lulusan AAU.

“Pada bulan depan, akan dibuka pendidikan integrasi di Magelang. Di sana, akan ada ratusan siswa yang ikut dan pengasuhnya berasal dari TNI/Polri,” katanya, sembari menambahkan bila pendidikan integrasi militer digelar agar dapat menghasilkan perwira berwawasan luas. (far)

You might also like

Comments are closed.