Anggarkan Rp 21,6 M, Revitalisasi Pasar Wonodri Ditargetkan Rampung Akhir Tahun

METROSEMARANG.COM – Penataan pasar tradisional terus dilakukan oleh Pemerintah Kota Semarang. Tahun ini pemkot berencana melakukan revitalisasi Pasar Wonodri yang berada di Jalan Wonodri Semarang.

Kepala Dinas Perdagangan Fajar Purwoto bersama staf meninjau Pasar Wonodri. Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

Akhir bulan ini diharapkan lelang proyek revitalisasi tersebut sudah bisa dilaksanakan. Sehingga bulan April atau Mei sudah mulai dilaksanakan pekerjaan fisiknya. Karena proyek revitalisasi Pasar Wonodri ini ditargetkan selesai pada bulan Desember 2018.

‘’Kami merencanakan pada Januari 2019 semua pedagang termasuk Pedagang Kaki Lima yang ada di Jalan Wonodiri, dapat menempati pasar baru,’’ kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto, Senin (26/2).

Saat ini pihaknya sedang melakukan mapping tempat relokasi sementara untuk pedagang Pasar Wonodri. Nantinya pasar akan dibangun 3 lantai dan digunakan menampung semua pedagang yang ada di dalam dan PKL yang selama ini berjualan di Jalan Wonodri.

‘’Untuk anggaran pembangunan Pasar Wonodri telah kami siapkan Rp21,6 miliar. Dari 3 lantai sebanyak 2 lantai akan digunakan pedagang sedangkan lantai yang paling atas untuk kantor kepala pasar dan aula,’’ terangnya.

Nantinya semua pedagang harus masuk ke dalam pasar sehingga pinggir Jalan Wonodri bersih dari pedagang. Sementara untuk tempat relokasi sementara, kata Fajar, kemungkinan akan berada di sepanjang Jalan Wonodri yang cukup untuk menampung 210 pedagang.

‘’Kami akan koordinasi dengan instansi lain untuk menutup jalan tersebut. Masyarakat nantinya dapat melintas di jalan depan kelurahan atau sampai rumah makan Laras Roso,’’ katanya.

Sementara salah satu Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jalan Wonodri, Kaniyah mengaku, sebenarnya lebih berharap tetap dibolehkan berjualan di Jalan Wonodri karena lebih ramai. Namun demikian siap mengikuti kebijakan dari program pemerintah tersebut. (duh)

You might also like

Comments are closed.