Angka Ekspor Jateng Masih Minim

METROSEMARANG.COM – Sebagai rangkaian sewindu Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank menyelenggarakan Lokakarya Usaha Kecil Menengah Ekspor (UKME) di Hotel Aston Semarang, Sabtu (28/10). Selain itu juga digelar Forum Bersama Satu Atap (FORSA) bersama Menteri Keuangan Republik Indonesia, Sri Mulyani.

Konferensi Pers rangkaian perayaan sewindu LPEI/ Indonesia Eximbank di Hotel Aston Semarang, Sabtu (28/10). Foto: metrosemarang.com/ade lukmono

Alasan digelarnya acara tersebut di Semarang adalah karena Jawa Tengah masih rendah dalam hal ekspor. Bahkan tercatat, angka impor lebih besar daripada ekspor.

“Dengan adanya Lokakarya serta FORSA, kami harapkan bisa memberi arahan, pembinaan agar UKME di Jateng bisa naik kelas. Saat itulah akan ada banyak ekportir baru dari Jateng,” kata Direktur Eksekutif Indonesia Eximbank, Sinthya Rosely.

Sesuai amanat Pemerintah, Eximbank sebagai lembaga pembiayaan khusus ekspor saat ini lebih gencar memberikan dukungan kepada UKME yang berpotensi untuk berkembang.

“Walaupun jumlah NPL kami cukup tinggi, yakni 4,6 persen, kami masih bisa mengelolanya secara baik dan optimistis kepada para UKME yang kami bantu,” tambahnya.

Untuk tujuan ekspor yang berpotensi menjadi rekan kerjasama, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan sejumlah negara di Asia Selatan hingga Afrika barat.

Di negara-negara tersebut dikatakan masih membutuhkan perkembangan di beberapa bidang, seperti infrastruktur untuk akses jalan dan sebagainya sehingga membutuhkan banyak barang untuk memenuhi kebutuhannya. (ade)

You might also like

Comments are closed.