Angkot Wajib Dipasangi AC, Ini Kata Dishub Jateng

METROSEMARANG.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Tengah menyatakan aturan pemerintah yang menginginkan semua angkutan kota (angkot) dipasangi mesin berpendingin (Air Conditioner/AC) mulai Februari 2018 nanti cenderung memberatkan pelaku usaha di wilayahnya.

Aturan pemasangan AC dinilai memberatkan pengusaha angkot. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

“Kalau itu kewajiban itu untuk pemilik angkot. Masalahnya bisa dipenuhi enggak Kalau (menurut) saya, kebijakan tanpa didukung subsidi akan memberatkan perusahaan atau pemilik (angkot) tersebut,” ungkap Kepala Dishub Jateng Satriyo Hidayat, Jumat (7/7).

Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 29 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum dalam Trayek.

Ia pun tegas menyebut bila aturan itu tentunya membebani para pengusaha maupun sopir angkot yang beroperasi di jalan raya.

Apalagi, aturan pemasangan AC pada angkot hingga kini tak kunjung disosialisasikan di tiap kabupaten/kota.

“Kita belum dapat itu. Mestinya disosialisasikan dulu. Tapi kita belum bisa (menerapkan pemasangan AC pada angkot). Yang baru bisa DKI. Karena di sana akan disubsidi. Pemdanya mampu. Kalau di provinsi lain mungkin bertahap,” akunya.

Walau begitu, ia mengklaim penerapan aturan pemasangan AC bukanlah wewenangnya. Ia mengaku hal tersebut berada di tangan pemangku wilayah di 35 kabupaten/kota.

“Yang menjadi urusan kami enggak ada (soal) angkot. Nanti itu kabupaten/kota,” tukasnya. (far)

You might also like

Comments are closed.