Anoa Berbobot 11 Ton Jadi Tontonan Warga Semarang

Panser Anoa menjadi daya tarik pengunjung Jateng Fair di kompleks PRPP Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto
Panser Anoa menjadi daya tarik pengunjung Jateng Fair di kompleks PRPP Semarang. Foto: metrosemarang.com/fariz fardianto

SEMARANG – Sebuah panser Anoa berbobot 11 ton menarik perhatian warga Semarang saat dipamerkan di kompleks PRPP, Senin (24/8). Anoa yang dipertontonkan di Jateng Fair itu merupakan kendaraan lapis baja yang ikut parade Alutsista Nusantara di Surabaya tahun lalu.

Personel Yonkav 2 Tank Ambarawa, Letda Kav Allan Budi Kusuma, mengatakan, panser Anoa itu diproduksi oleh PT Pindad tahun 2010 lalu. “Ini kami bawa langsung dari Yogyakarta. Di sana masih ada dua kendaraan,” ungkap Allan, Senin (24/8).

Anoa, kata dia, bisa dipacu dengan kecepatan 50 km/jam. Kendaraan lapis baja tersebut dilengkapi peralatan AGL dan bisa mengangkut 10 prajurit. Panser Anoa dikenal sebagai kendaraan tempur yang bisa dipakai di segala medan pertempuran baik darat, rawa-rawa maupun perbukitan. Fungsinya untuk aksi pengintaian dan pengamanan pasukan TNI.

“Anoa berbobot 11 ton dan di Jateng Fair ini dipamerkan selama 18 hari hari,” urainya.

Tak hanya itu saja, Yonkav 2 Tank Ambarawa juga membawa Tank AMX bermuatan tiga prajurit TNI. Selain itu, ada pula kendaraan anti peluru Tank AMX 13 APC seberat 15 ton, Tank Panhart dan tujuh senjata militer yang dibawa dari gudang persenjataan TNI AD di Ambarawa. “Jumlahnya ada empat kendaraan lapis baja dan tujuh senapan serbu yang kami bawa untuk dipamerkan di sini,” katanya.

Sejauh ini, ada sebanyak 10 personel TNI yang ikut memandu pengunjung yang menyambangi pameran Tank di Kota Semarang. Ia berharap, pameran Alutsista ini bisa membuat masyarakat mengenal lebih dekat berbagai macam peralatan tempur milik TNI AD. (far)

You might also like

Comments are closed.