Antaramasa, Refleksi 10 Tahun DKV Udinus

METROSEMARANG.COM – Program Studi (Progdi) Desain Komunikasi Visual (DKV) Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang rayakan ulang tahun yang ke-10. Di usia yang kesepuluh tahun ini, Progdi tersebut menggelar serangkaian acara berupa diskusi dan pameran 10 tahun perjalanan DKV Udinus menggunakan teknologi virtual reality. Acara bertajuk Antaramasa ini digelar di Impala Space, Kawasan Kota Lama Semarang, Jumat-Sabtu (29-30/12). 

Antaramasa DKV Udinus

Ketua Panitia Antaramasa, Bernardus Andang mengatakan kegiatan selama dua hari tersebut dinggelar berbagai macam diskusi yang melibatkan dosen, mahasiswa maupun alumni DKV Udinus. “Kita untuk pengisi diskusi itu ada dari dosen DKV Udinus sendiri, kemudian dosen universitas lain sama beberapa alumni DKV Udinus yang sudah bekerja di suatu perusahaan untuk menceritakan pengalamannya dalam dunia kerja,” ujar Andang, Sabtu (30/12).

Di malam puncak perayaan sepuluh tahun DKV Udinus tersebut beberapa dosen serta Kaporgdi DKV Udinus merayakannya dengan memotong tumpeng. Seusai memotong tumpeng, acara kemudian ditutup dengan diskusi bertajuk “Kota,Desain dan Kuasa”. Diskusi tersebut dipimpin oleh Dosen DKV Universitas Negeri Malang, Pujiyanto dan membahas berbagai faktor yang mempengaruhi pergerakan Desain. Faktor tersebut diantaranya, Pemerintah, Lembaga Pendidikan, Organisasi, Tokoh Masyarakat, serta Individu.

Sementara itu, nama Antaramasa sendiri menurut Andang merupakan sebuah wujud pekembangan dari tahun ke tahun sejak berdirinya Progdi DKV Udinus 2007 lalu. Berbagai pencapaian telah diraih oleh Progdi tersebut, diantaranya mendapat akreditasi A oleh BAN-PT dengan surat keputusan Nomor 1151/SK/BAN-PT/Akred/S/XI/2015 pada 14 November 2015 lalu.

Tak hanya diskusi, dalam malam puncak perayaan tersebut, Progdi DKV Udinus juga merilis sebuah buku berjudul “Rupa-rupa: Komunikasi Visual Kekinian”. Buku tersebut ditulis secara kolektif oleh beberapa dosen DKV udinus serta beberapa karya masiswa ada di dalamnya. 

“Buku ini disusun oleh kami para dosen, sejak tiga bulan lalu sekitar bulan September dari mulai penulisan data, menulis sub-sub, dan ada dua karya mahasiswa di dalamnya,” imbuh Andang.

Ada delapan orang dosen yang terlibat dalam penyusunan buku tersebut. Semuanya merupakan Dosen DKV Udinus.

Andang berharap, kedepan DKV Udinus ini bisa diakses oleh seluruh komunitas masyarakat Kota Semarang khususnya. “Semoga juga bisa dimanfaatkan untuk segala kegiatan kreatif, dan kita juga harus mampu menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat dan pemerintah,” pungkas Andang.

Sementara, Kaprodi DKV Udinus, Siti Hadiati Nugraini berharap, kedepan Progdi DKV ini bisa memberikan kontribusi lebih baik kepada masyarakat secara luas. “Kita juga semoga bisa lebih semangat lagi untuk menyelenggarakan pendidikan yang lebih baik,” pungkasnya. (fen)

You might also like

Comments are closed.