Antisipasi Banjir, Perlintasan di Alastua Ditinggikan

METROSEMARANG.COM – Dua jalur perlintasan kereta api di Kali Bodri Kendal dan Alastua Semarang ditinggikan menyusul tingginya intensitas curah hujan belakangan ini.

Ilustrasi perbaikan rel. PT KAI meninggikan jalur perlintasan kereta di daerah rawan banjir. Foto: metrosemarang.com/dok

Direktur Utama Kereta Api Indonesia Edi Sukmoro menegaskan untuk jalur kereta di sepanjang kawasan Alastua harus diperbaiki secepatnya karena bukan hanya banjir yang menjadi masalah, namun rob juga harus segera teratasi.

“Kami melibatkan tenaga ahli untuk melakukan penanganan terutama di sisi drainase mengatasi aliran air agar tidak mengganggu jalur kereta api. Ada dua titik yang menjadi perhatian, yaitu di kawasan aliran Sungai Bodri dan kawasan Alastua,” ungkap Edi, Sabtu (17/2).

Ia pun menemukan banyak titik rawan longsor, banjir, dan jalur rawan ambles di sepanjang Pantura Jawa Tengah. Hal itu patut mendapat perhatian serius demi meningkatkan kenyamanan perjalanan kereta selama liburan Imlek.

KAI, ujar Edi akan rutin melakukan inspeksi di semua jalur yang rawan bencana itu. Hujan lebat yang muncul belakangan ini juga memicu banjir merendam jalur rel sampai 15 sentimeter.

“Kami saat ini sedang memetakan beberapa titik yang rawan banjir sekaligus memperbaiki jalur kereta yang rusak, dan tentunya perbaikan drainase menjadi prioritas utama di setiap rel yang terendam banjir,” kata Edi lagi.

Manager Humas KAI Daop 4 Suprapto sudah menyiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) mulai pemadat batu kricak, cangkul dan beberapa potongan rel untuk mengganti bantalan rel yang rusak.

Kini menurut Suprapto ada 17 titik yang berpotensi banjir dari Kabupaten Tegal sampai ujung Cepu.

“Meskipun sudah ada 2 kejadian rel yang terendam banjir  namun perjalanan masih normal. Sebab, kereta yang berjalan dipandu pelan-pelan sama petugas sampai melewati genangan air,” terangnya seraya menambahkan bahwa perusahaannya juga berkoordinasi dengan BMKG untuk memetakan daerah rawan banjir. (far)

You might also like

Comments are closed.