Antisipasi Lonjakan Peti Kemas, Pelindo Bangun Dermaga Kalibaru Barat

METROSEMARANG.COM – Untuk mengantisipasi lonjakan pengiriman peti kemas, Pelindo III Cabang Pelabuhan Tanjung Emas bersiap melakukan reklamasi di atas lahan seluas 22 hektare untuk membangun dermaga baru di kawasan Kalibaru Barat. Lokasinya berdekatan dengan dermaga pelabuhan yang lama.

Aktivitas di Terminal Peti Kemas Semarang. Pelindo III menyiapkan dermaga baru di kawasan Kalibaru Barat untuk mengantisipasi lonjakan pengiriman peti kemas. Foto: metrosemarang.com/dok

General Manager Pelindo III Cabang Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Agus Hermawan, mengatakan proyek reklamasi tahap I seluas 22 hektare akan dilakukan pada pertengahan tahun ini. Pengelola pelabuhan menaksir proyek tersebut bakal menelan dana investasi hingga triliunan rupiah.

“Untuk mengantisipasi kegiatan bongkar muat di pelabuhan yang sudah tidak mencukupi lagi maka akan dipindahkan ke Dermaga Kalibaru Barat,” ujar Agus, Selasa (21/2).

Ia menjelaskan proyek reklamasi akan terus dikembangkan dengan membangun dermaga dan gudang-gudang pada tahap II di 2018 mendatang. Untuk mendukung tahap ini, ia  mengungkapkan lahan yang dibutuhkan mencapai 82 hektare.

Lebih jauh, ia memastikan proyek reklamasi untuk dermaga baru tak akan mengganggu aktivitas nelayan setempat. Kegiatan menjalankan ikan di laut lepas bisa dilakukan normal seperti biasanya.

“Itu tidak akan mengganggu nelayan. Karena kita sudah menghitung aspek-aspek pendukungnya,” paparnya.

Untuk memuluskan pembangunan dermaga baru, perseroan sudah berancang-ancang mengeruk sedimentasi yang mengendap di dasar perairan Tanjung Emas. Bila tak ada hambatan, aktivitas pengerukan akan dikerjakan sampai kedalaman yang ditentukan.

“Proyek pengerukan sedimentasi laut kita targetkan juga dilakukan tahun ini, sehingga nantinya kapal-kapal dengan muatan 5.000 Teus bisa bersandar di Tanjung Emas,” tegasnya.

Hingga detik ini pihaknya telah mengerjakan proyeknya sesuai prosedur yang diterapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Hal ini tentunya termasuk melampirkan dokumen Amdal agar tidak terjadi konflik di lokasi proyek. (far)

You might also like

Comments are closed.