Antisipasi Pendatang Baru, PSK Sunan Kuning akan Didata Ulang

Pendataan PSK dilakukan secara berkala di kompleks Sunan Kuning. Foto: metrosemarang.com/dok
Pendataan PSK dilakukan secara berkala di kompleks Sunan Kuning. Foto: metrosemarang.com/dok

SEMARANG – Mengantisipasi pendatang baru, pengelola komplek lokalisasi Sunan Kuning berencana melakukan pendataan ulang jumlah pekerja seks komersial (PSK). Pendataan itu baru akan dilakukan pekan depan, ketika aktivitas di kompleks ini sudah kembali normal.

“Kemungkinan Senin awal Agustus nanti kami kembali lakukan pendataan. Itu untuk mengetahui apakah ada anak asuh baru atau tidak,” kata Ketua Resos Argo Rejo Sunan Kuning, Suwandi, Rabu (29/7).

Menurut Suwandi, pendataan tersebut dilakukan untuk mengawasi jumlah PSK yang ada di Sunan Kuning. Sebab, tanpa dilakukannya pendataan ulang, ditakutkan jumlah PSK di Sunan Kuning melebihi batas kuota ideal yang telah ditentukan.

Selain itu, pada Senin mendatang pihaknya juga akan mewajibkan para PSK melakukan pemeriksaan kesehatan. “Kemungkinan senin depan kita wajibkan anak-anak untuk periksa kesehatan di Griya ASA seperti biasa,” tandasnya.

Sebelumnya, Dokter Klinik Griya ASA Dr Dwi Yoga Yulianto mengatakan, meski tempat prakteknya baru buka empat hari, tapi ada belasan PSK pendatang dari luar Kota Semarang yang mulai memeriksakan kesehatan organ intimnya.

“Setelah Lebaran, kami layani pengobatan bagi PSK pendatang baru. Dari jumlah 250 PSK yang kami cover, 5 persen atau 15 orang di antaranya sudah periksa kesehatan ke sini,” kata pria yang menjabat sebagai Ketua PKBI Semarang itu.

Namun, mereka yang sudah melakukan pemeriksaan baru PSK yang biasa beroperasi di luar SK. Mereka biasa mangkal di beberpa titik di Kota Semarang, seperti Jembatan Mberok dan kawasan Jalan Imam Bonjol. (yas)

You might also like

Comments are closed.