Antisipasi Terorisme, Ribuan Babinsa Dikumpulkan di Solo

METROSEMARANG.COM – Presiden Joko Widodo mengumpulkan ribuan Bintara Pembina Desa (Babinsa) di Kota Solo sebagai upaya untuk memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi tindak pidana terorisme. Presiden Jokowi menegaskan Babinsa dan Bhabinkamtibmas punya peran penting karena mereka berhubungan langsung dengan keamanan sekaligus memelihara ketertiban di tengah masyarakat.

Foto: istimewa

“Merekalah yang seringkali mendapat informasi paling cepat soal kejahatan, keamanan dan terorisme. Sehingga, kalau cara mendengarnya benar, kejadian-kejadian yang tidak diinginkan itu bisa dicegah, ini preventif yang ingin kita lakukan,” kata Jokowi dalam keterangan resmi yang diterima metrosemarang.com, Selasa (31/1).

Oleh karena itulah, ia juga menyampaikan kebijakan serupa kepada Kapolri dan Panglima TNI. “Jika informasi dari atas ke bawah itu bisa betul-betul lurus semuanya, sehingga ngerti semuanya, apa sih yang harus dilakukan. Oleh sebab itu perlu penyampaian langsung seperti ini,” bebernya.

Pertemuan dengan Babinsa kali ini digelar di Hotel Alila, pada Senin (30/1) petang. Hal ini mengingat, dalam beberapa peristiwa terorisme tidak jarang terdapat pelaku yang berasal dari Solo.

“Kita tahu semuanya hal-hal yang berkaitan dengan terorisme, kalau saya mendapatkan laporan ada peristiwa (terorisme), pasti satu, dua ada yang dari wilayah Solo Raya. Sehingga kita memerlukan pendekatan agar hal-hal yang tidak kita inginkan bisa kita cegah,” katanya lagi.

Saat berada di Kota Bengawan, Presiden Jokowi didampingi Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.  Selain itu, tampak pula Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Pangdam IV Diponegoro Mayjen Jaswandi dan Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono. (far)

You might also like

Comments are closed.