APBD Kota Semarang 2016 Fokus ke Pembebasan Lahan

Foto: ilustrasi APBD Kota Semarang
Foto: ilustrasi APBD Kota Semarang

METROSEMARANG.COM – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Semarang telah mengesahkan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) menjadi APBD 2016 Kota Semarang dalam rapat paripurna yang digelar Senin (30/11) malam. APBD 2016 Kota Semarang yang berjumlah senilai Rp 4,5 Triliun akan banyak digunakan untuk pembebasan lahan.

Ketua Banggar, Supriyadi mengatakan pembebasan lahan digunakan untuk pengentasan rob dan banjir yakni normalisasi Kali Bringin dan Kali Tenggang. Selain itu juga pembebasan lahan untuk Semarang Outer Ring Road (SORR) bagian utara dan selatan. Pembangunan SORR ini diharapkan mampu untuk mengurai kemacetan di pusat kota.

“Pengadaan lahan normalisasi Kali Bringin dan Kali Tenggang diharapkan bisa selesai 2016 dan bisa segera direalisasikan pengerjaannya. Kami harapkan masyarakat bersikap kooperatif pada program pemerintah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tidak tinggi di akhir tahun,” ujar Supriyadi yang juga merupakan Ketua DPRD Kota Semarang, Rabu (2/12).

Dia mencontohkan proyek yang terkendala pembebasan lahannya, yaitu pembangunan Jalan Jolotundo yang masih ada satu bidang yang belum selesai proses pembebasan lahannya.

Selain itu, Pemkot Semarang juga memfokuskan pada sektor pembangunan infrastruktur kawasan pinggiran terutama perbatasan dengan Kabupaten Semarang, Kendal, dan Demak. Dia menilai, pembangunan di kawasan pinggiran kota masih kurang diperhatikan oleh pemerintah.

Bidang pendidikan dan kesehatan juga tak luput dari perhatian Pemkot Semarang. Peningkatan gaji guru tidak tetap (GTT) setara UMK. “Peningkatan gaji GTT sesuai rumusan Dinas Pendidikan disyarakat sesuai waktu kerja, masa pengabdian, dan berijazah S1,”

Peningkatan status Puskesmas menjadi Puskesmas rujukan semi rumah sakit. Dia menyebutkan, Puskesmas yang ditingkatkan statusnya akan memiliki fasilitas rawat inap. (ade)

You might also like

Comments are closed.