API Jateng Ancam Kerahkan Alat Berat ke Gubernuran

Unjuk rasa awak truk se-Jawa Tengah, Senin (23/2). Foto Metrojateng/Anton Sudibyo
Unjuk rasa awak truk se-Jawa Tengah, Senin (23/2). Foto Metrojateng/Anton Sudibyo

UNGARAN – Asosiasi Pengemudi Independen (API) Jawa Tengah bakal kembali menggelar aksi, jika audiensi dengan Gubernur Ganjar Pranowo, Rabu (25/2), terkait batasan tonase dan galian c, dianggap merugikan mereka. Bahkan, mereka mengancam akan melumpuhkan jalur Pantura dan mengerahkan alat berat ke Gubernuran.

Ketua API Jateng, Suroso mengatakan, saat ini sekitar 65 persen para pengemudi truk masih istirahat sembari menanti hasil audiensi dengan Gubernur Jateng. Sementara itu beberapa awak truk lainnya masih tetap beroperasi sekaligus memantau kondisi di lapangan termasuk memantau tindakan para petugas di lapangan.

Suroso menegaskan jika Gubernur Jateng tidak menepati janjinya untuk membahas permasalahan tersebut dan tidak berpihak pada pengemudi truk, maka seluruh awak truk akan melakukan aksi lebih besar lagi di Kota Semarang.

“Kami akan memantau hasil audiensi besok. Jika Gubernur tidak menepati janjinya, maka kami akan melakukan aksi lebih besar lagi. Tidak hanya ribuan truk yang kami datangkan ke kantor Gubernur. Tapi alat berat akan kami bawa dan kami tinggal di kota Semarang. Pantura akan kami bikin macet total,” kata Suroso, Selasa (24/2).

Seperti diketahui, pada aksi pertama, Senin (23/2), ratusan awak truk dan armadanya ‘mengepung’ kantor gubernur. Aksi tersebut melumpuhkan lalu lintas di Semarang. (MJ-02)

You might also like

Comments are closed.