Apindo Optimis Semua Perusahaan Mampu Membayar THR Karyawannya

Membaik-Para pekerja fi PT Sandang Asia Maju Abadi tengah melakukan aktifitas di perusahaan untuk memenuhi permintaan pasar ekspor. Foto : ist/metrosemarang.com

 

SEMARANG – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kota Semarang belum ada perusahaan yang mengajukan keberatan membayar  Tunjangan Hari Raya (THR). Sebaliknya dipastikan perusahaan di kota lumpis ini akan membayar THR sesuai undang-undang yang berlaku.

Ketua Apindo Kota Semarang, Dedi Mulyadi mengatakan, perusahaan di Kota Semarang tidak ada kendala dalam pembayaran THR tahun ini. Menurutnya belum ada informasi terkait rencana perusahaan yang akan mencicil THR karyawannya.

“Para pekerja akan mendapatkan THR minimal satu kali gaji.Namun ada juga perusahaan yang memberikan THR sesuai masa kerja, sehingga THR yang diberikan tidak sama, namun minimal harus satu bulan gaji,” ujar Dedi, Kamis (6/5/20).

Bagi perusahaan yang tidak bisa membayarkan THR, menurutnya dapat mengajukan keberatan dan menyelesaikannya sesuai ketentuan UU yang berlaku. THR juga bisa diberikan dengan cara mencicil, sehingga tidak ada pekerja yang dirugikan.

Ia menambahkan, bagi karyawan di wilayahnya tersebut jika mendapati dirinya tidak menerima THR bisa melapor ke posko THR untuk ditindaklanjuti. 

“Pemerintah memang memberikan ruang bagi perusahaan untuk mencicil gaji dan THR, namun di kami tetap dibayarkan penuh,” imbuhnya.

Dia mengatakan, di perusahaannya sendiri saat ini memiliki 2.500 karyawan dan tentunya THR yang merupakan hak pekerja tersebut akan dibayar penuh. Diakui ditengah pandemi banyak perusahaan yang mengalami krisis.

Menurut di perusahaannya juga sempat mengalami kondisi sulit pada Januari-Maret 2020. Namun kondisi ini bisa diatasi dengan melakukan berbagai inovasi, sehingga perusahaan PT Sandang Asia Maju Abadi yang dipimpinnya tidak melakukan PHK. Diakui pada awal pandemi memang pasokan bahan baku sempat susah, mengingat banyak negara dilanda pandemi.

“Saat ini kondisi new normal sudah lebih baik, dan permintaan ekspor sudah mulai meningkat,” tutur Dedi.(tri)

You might also like

Comments are closed.