Arah Kiblat Masjid di Jateng Melenceng 30 Derajat

METROSEMARANG.COM – Sejumlah ahli Falak di Jawa Tengah baru-baru ini menemukan arah kiblat masjid di 35 kabupaten/kota telah melenceng jauh dari garis lurus yang menghadap ke Ka’bah.

“Di Jawa Tengah, rata-rata arah kiblatnya sudah melenceng 5-7 derajat. Bahkan ada yang melenceng 30 derajat,” ungkap Ahli Ilmu Falak Jawa Tengah, Imam Hambali, saat ditemui di rumahnya Jalan Candi Permata II Pasadena Semarang, Sabtu (19/3).

Masjid Baiturrahman Semarang Foto: metrosemarang.com/dok
Masjid Baiturrahman Semarang
Foto: metrosemarang.com/dok

Imam menegaskan, metode penentuan kiblat yang selama ini dilakukan warganya tak sepenuhnya benar. Sebab, jika zaman dahulu arah kiblat ditentukan menggunakan jarum kompas. Maka, metode tersebut tak lagi relevan diterapkan pada era modern.

“Saya sudah buktikan kalau memakai kompas tidak akurat lagi. Kini, orang-orang harus memakai Istawa’in atau memakai dua tongkat yang dibandingkan tegak lurus dengan pantulan sinar matahari,” tegasnya,

Menurutnya, ada banyak kiblat masjid besar dan musala di Jawa Tengah yang tidak akurat. Arah kiblat di Masjid Alun-alun Purwodadi melenceng 15 derajat, Masjid Ungaran melenceng 25 derajat dan Masjid Agung Sukoharjo melenceng 30 derajat.

Namun untungnya, kata dia, tim Falak UIN Walisongo akhirnya memperbaiki arah kiblat yang ada di masjid tersebut. “Allhamdullilah, setelah kami perbaiki (arah kiblatnya) sudah sesuai garis lurus kearah Ka’bah,” jelas Imam.

Lebih lanjut, Imam memaparkan, melencengnya arah kiblat dipicu pergeseran bangunan masjid. Selain itu, juga disebabkan settingan awal yang kurang tepat.

“Baru-baru ini kami sudah keliling ke daerah-daerah untuk membenahi arah kiblatnya. Tapi hampir mayoritas masjid yang ada saat ini kiblatnya masih melenceng,” sambungnya.

Lantas bagaimana dengan kiblat masjid di Semarang? “Di Masjid Besar Baiturrahman Semarang kiblatnya bergeser 2 derajat. Untuk masjid lainnya cenderung kurang menghadap ke arah utara,” terang Imam.

Praktis, ia menguraikan arah kiblat yang masih bagus hanya berada di Masjid Agung Magelang dan Masjid Jepara.

Karena itulah, tim Falak UIN Walisongo sejak lama terus-menerus meneliti arah kiblat di Jawa Tengah. Ia mengimbau kepada warganya untuk memperbaiki arah kiblat masjid agar ibadah salat lima waktu yang dilaksanakan lebih mantap. (far)

You might also like

Comments are closed.