Arak-arakan Warak Ngendog Meriahkan Karnaval Dugderan

METROSEMARANG.COM – Ribuan warga tumpah ruah memadati halaman Balai Kota Semarang, Kamis (25/5) siang untuk mengikuti prosesi Dugderan. Arak-arakan Warak Ngendog dengan beragam kreasi juga turut memeriahkan tradisi menyambut datangnya bulan Ramadan ini.

Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

Setelah dibuka tarian kolosal, upacara ditutup dengan penampilan drum band dari Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang, yang kemudian dilanjutkan arak-arakan menuju Masjid Agung Kauman.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, dengan datangnya bulan Ramadan diharapkan seluruh lapisan masyarakat, khususnya yang beragama Islam untuk sungguh sungguh dalam melaksanakan Ibadah Puasa. “Jaga diri, tahan diri, pasti banyak godaan terutama godaan mengenai hawa nafsu, mari kita kemudian lakukan ini sesuai dengan aqidah agama kita,” ujar Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi.

Selain itu, lanjut Hendi, ibadah puasa ini juga merupakan ajang mencari amal ibadah sebanyak-banyaknya. Ia juga berpesan kepada masyarakat non muslim untuk tetap menghormati warga muslim yang menunaikkan Ibadah Puasa.

Foto: metrosemarang.com/efendi mangkubumi

“Buat warga Semarang yang tidak melaksankan ibadah puasa, khususnya yang non muslim, saya minta untuk bisa menghargai, menghormati proses kami umat islam dalam beribadah ini, jadi semuanya menjadi guyub dan kondusif,” ujarnya.

Sementara itu, kepada para pedagang yang turut meramaikan Pasar Dugderan, Hendi mengimbau untuk tetap menjaga kondusifitas dan juga tetap menghormati para umat yang melaksanakan Ibadah Puasa. “Apalagi yang menjual makanan ini juga jangan terus jualan di pinggir jalan pas jam puasa gitu ya, kecuali yang ngabuburit yang dilakukan adik adik kita mahasiswa atau pelajar, silakan sepanjang tidak mengganggu aktivitas pengguna jalan yang lain,” harap Hendi.

Arak-arakan berakhir di Masjid Agung Kauman dan dilanjutkan dengan pembagian kue ganjel rel. (fen)

You might also like

Comments are closed.