Atlet Semarang Ditantang Berprestasi di Level Internasional

METROSEMARANG.COM – Para atlet olahraga dari Kota Semarang didorong agar mampu berprestasi di tingkat nasional bahkan internasional. Mereka diharapkan tidak hanya jago menjadi juara di tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Pembukaan Popda Kota Semarang tahun 2018 di Lapangan Citarum Semarang, Selasa (20/2). Foto: metrosemarang.com/masrukhin abduh

‘’Kalau tingkat provinsi atlet Kota Semarang sudah sangat banyak yang menjadi juara. Maka kami berharap agar atlet Semarang juga jago di olahraga tingkat nasional bahkan internasional,’’ kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Hal itu diungkapkan Wali Kota yang karib disapa Hendi pada pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) tingkat SD, SMP dan SMA sederajat tingkat Kota Semarang di Stadion Citarum, Selasa (20/2).

Pemerintah Kota Semarang sendiri telah melakukan berbagai cara agar atletnya ‘berbicara banyak’ di kancah internasional. Salah satunya, kata Hendi, dengan menggelar ajang Popda tingkat kota ini secara rutin.

Selain pembinaan terhadap generasi muda, disebutkan Popda juga sebagai ajang pembibitan atlet unggul dan silaturrahmi antar sekolah.

‘’Karenanya dari kegiatan ini kami harapkan para guru dan sekolah dapat melakukan evaluasi apa kekurangannya dan yang perlu diperbaiki di bidang olahraga,’’ kata Hendi.

Ditegaskan, lebih jauh kegiatan Popda merupakan wujud melatih skill dan ketrampilan para anak muda. Dengan adanya wadah maka diharapkan kenakalan remaja di Kota Semarang seperti terlibat narkoba dan perampokan dapat ditekan.

Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga Prestasi, Dinas Sosial Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Kota Semarang, Nur Syamsi menambahkan, dalam ajang Popda tahun ini diikuti 1.500 pelajar dari SD-SMA sederajat di Semarang.

Sementara untuk cabang olahraga (cabor) terdiri dari 11 untuk tingkat SD, 22 cabor untuk SMP, dan 25 cabot untuk SMA.

‘’Dalam kesempatan ini kami juga melaunching Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar Daerah (PPOPD), sebagai wadah untuk membina atlet-atlet berprestasi di Kota Semarang dari kalangan pelajar,’’ tegasnya. (duh)

You might also like

Comments are closed.