Ave Sanjaya, Sukses Berkarir di Dunia Fashion Setelah Gagal Jadi Pelukis

Ave Sanjaya Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya
Ave Sanjaya
Foto: metrosemarang.com/ilyas aditya

SETIAP manusia tidak akan pernah mengetahui rencana apa yang sudah diatur sang pencipta. Terkadang sebuah harapan yang sudah kita nanti-nanti untuk terwujud justru berganti dengan takdir Tuhan yang jauh lebih baik dari harapan kita.

Hal itulah yang dirasakan Chan Ave Sanjaya Tio yang kini tercatat sebagai salah satu maestro fashion tata rias dan rambut di Indonesia. Bakat seni sudah dirasakan pria kelahiran Surabaya, 60 tahun silam itu sejak masih duduk di bangku sekolah. Ave yang saat itu gemar melukis tak pernah sedikitpun berfikir bakat seninya akan berakhir di dunia fashion.

Berawal dari belajar menata rambut secara otodidak dari tantenya yang membuka salon di Jalan Imam Bonjol Semarang tahun 1976 silam, Ave menjelma sebagai penata rias dan rambut profesional dengan segudang prestasi.

“Waktu saya kecil sempat bercita-cita sebagai seorang pelukis, namun takdir justru membawa saya ke dunia fashion,” kata Ave saat berbincang dengan metrosemarang.com, Jumat (24/7).

Salah satu prestasi yang berhasil ditorehkan Ave adalah saat dia merebut Piala Bergilir Ibu Tien Soeharto untuk kategori penata rias pengantin internasional tahun 1982 silam. Saat itu piala bergilir Ibu Tien berada di tangan pria murah senyum tersebut hingga tahun 1985 dengan predikat sebagai penata make up.

Tak hanya itu, pada tahun 1984 prestasi internasional juga ditorehkan Ave dengan memenangi kejuaraan tata rias se-Asia Pasific di Taipei. “Saat itu saya sempat ragu untuk ikut kompetisi, namun karena banyak yang mendukung saya menjadi percaya diri dan ingin memberikan yang terbaik,” ucap pria pecinta gudeg Jogja tersebut

Kini, di usia yang tak lagi muda, Ave sukses terus berkarir di bidang fashion dengan mendirikan Ave Salon sejak tahun 1978 silam. Bahkan hingga saat ini Ave Salon terus berkembang dan membuka tiga cabang di Kota Lumpia. Yakni di Jalan Kasipah, Mal Ciputra dan di Jalan Erlangga Barat Semarang. Bakat fashion juga menurun kepada putri semata wayangnya Novita Sanjaya. Bersama Novita, Ave berkomitmen akan terus terjun di dunia fashion.

Karena kiprahnya di pentas fashion, Ave juga tergabung menjadi anggota Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) Jateng. Ia  juga kerap diundang sebagai  pembicara seminar make up dan penataan rambut, serta demo make up, dan guntingan rambut bekerjasama dengan LT Pro La Tulip. (yas)

Comments are closed.