Awal Bulan Ini, Jutaan Warga Jateng Tak Bisa Lagi Nikmati Listrik Bersubsidi

METROSEMARANG.COM – Setidaknya 2 juta pelanggan rumah tangga berdaya 900 Volt Amphere (VA) di Jawa Tengah dan DIY mulai 1 Januari 2017, dipastikan tak bisa lagi menikmati listrik bersubsidi. Pasalnya, pemerintah sudah mengurangi kebutuhan energi listrik bagi warga kalangan menengah keatas untuk dialirkan ke infrastruktur lainnya.

Ilustrasi

“Istilahnya bukan dicabut, tetapi mengimplementasikan kebijakan subsidi tepat sasaran, dengan memperbaiki kriteria penerima subsidil tidak tepat sasaran,” ungkap Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jateng dan DIY, Hardian Sakti Laksana, Jumat (6/1).

Ia menegaskan pencabutan listrik itu sesuai penyesuaian data pelanggan yang dilakukan petugas Tim Nasional Penanggulangan Percepatan Kemiskinan (TNP2K).

Ia pun mempersilakan kepada pelanggan yang ingin mengadukan hal itu melalui pihak kelurahan dan kecamatan terdekat. Total data jumlah pelanggan rumah tangga daya 900 VA mencapai 3,38 juta tersebar di Jateng-DIY.

Tapi, dari jumlah itu ada sebanyak 554.000 pelanggan yang masih tetap menerima subsidi tepat sasaran. “Secara rasionalistik masih 93 persen, belum angka 100 persen. Sehingga PLN mengembangkan di daerah yang belum dialiri listrik,” urainya.

Ia berdalih pengalihan subsidi demi menekan ongkos produksi yang melambung tinggi dan berbanding terbalik dengan biaya jual yang sangat rendah. Oleh karena itulah, perlu margin untuk mengembangkan investasi infrastruktur listrik. (far)

You might also like

Comments are closed.